Pengamat Ungkap Penurunan Tajam Performa Timnas Indonesia, Era Vanenburg Dinilai Lebih Meyakinkan

Timnas Indonesia U-22
Timnas Indonesia U-22

 Penampilan tim nasional Indonesia di ajang SEA Games 2025 menuai sorotan tajam. Pengamat sepak bola nasional Erwin Fitriansyah menilai performa Garuda justru mengalami penurunan signifikan jika dibandingkan saat tim masih berada di bawah asuhan Gerald Vanenburg.

Erwin menilai, dengan komposisi pemain yang relatif sama, perbedaan kualitas permainan terlihat jelas. Menurutnya, timnas Indonesia tampil lebih meyakinkan ketika ditangani Vanenburg, terutama dalam hal penguasaan permainan dan keberanian membangun serangan.

“Cara bermainnya lebih meyakinkan ketika ditangani Gerald Vanenburg. Tim bisa menguasai permainan,” kata Erwin dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat 19 Desember 2025.

Ia menjelaskan, penurunan performa tidak hanya terlihat dari hasil pertandingan, tetapi juga dari aspek mendasar permainan. Kreativitas pemain, semangat juang di lapangan, hingga konsistensi penerapan skema dinilai tidak sekuat sebelumnya.

Erwin berharap, proses pemilihan pelatih tim nasional yang tengah dilakukan PSSI, dengan dua kandidat kuat yakni Giovanni van Bronckhorst dan John Herdman, dapat menjadi momentum penting untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh, bukan sekadar pergantian figur pelatih.

“Kembali, tugas utama siapa pun pelatih timnas yang akan dipilih PSSI adalah menyiapkan struktur kepelatihan yang terintegrasi dari U-17, U-20, U-23 hingga timnas senior. Bukan model terpisah per tim,” ujarnya.

Menurut Erwin, pendekatan terintegrasi menjadi kunci agar proses regenerasi dan transisi pemain berjalan selaras. Ia menilai, selama ini kebijakan di tiap level tim nasional kerap berjalan sendiri-sendiri tanpa benang merah yang jelas.

Lebih jauh, Erwin menekankan pentingnya konsistensi filosofi, strategi, dan taktik di seluruh level tim nasional. Tanpa fondasi yang sama, Indonesia akan sulit meningkatkan daya saing, bukan hanya di Asia Tenggara, tetapi juga di level Asia hingga dunia.

“Konsistensi filosofi dan strategi itu krusial. Kalau tidak, kita hanya jalan di tempat,” katanya.

Sebagai perbandingan, Vietnam kembali menunjukkan dominasinya di kawasan. Mereka sukses merebut medali emas sepak bola SEA Games 2025 usai menaklukkan tuan rumah Thailand dengan skor dramatis 3-2 pada partai final di Stadion Nasional Rajamangala, 18 Desember 2025 lalu..

Kemenangan tersebut memperpanjang tren positif Vietnam, yang sebelumnya juga menjuarai Piala AFF 2025, sekaligus menegaskan status mereka sebagai kekuatan utama sepak bola Asia Tenggara.

Capaian Vietnam menjadi catatan penting bagi Indonesia. Pada final Piala AFF 2025, timnas Indonesia yang kala itu dilatih Gerald Vanenburg sejatinya tampil dominan, namun harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor tipis 0-1.