IHSG Anjlok ke Bawah Level 9.000, Intip 3 Saham Cetak Lonjakan Tertinggi di LQ45

IHSG Ditutup Melemah
IHSG Ditutup Melemah

Nilai transaksi di pasar reguler tercatat sebesar Rp 37,69 triliun. Total perdagangan sebanyak 3,93 juta transaksi dengan jumlah volume transaksi mencapai Rp 67,66 miliar.

Sektor energi mengalami penurunan terbesar, yakni 1,86 persen. Sektor teknologi anjlok 1,70 persen, sektor industri susut 0,97 persen, sektor bahan baku tergerus 0,88 persen, sektor konsumer non-siklikal kehilangan 0,81 persen, dan sektor keuangan amblas 0,42 persen. 

Meski IHSG rontok, sebagian sektor saham lainnya mencetak hasil positif. Sektor infastruktur menguat 1,38 persen, sektor konsumer non-siklikal meningkat 1,47 persen, sektor properti melambung 1,09 persen, dan sektor naik tipis 0,01 persen. 

Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia.

Koreksi indeks domestik berbeda dengan mayoritas indeks bursa Asia ditutup menguat pada penutupan pasar hari ini. Meredanya ketegangan Amerika Serikat (AS) dan Eropa setelah Presiden Trump menyatakan tidak akan memberlakukan tarif 10 persen terhadap Eropa pada 1 Februari 2026 serta tidak akan menggunakan kekerasan untuk menguasai Greenland menjadi sentimen positif.

Trump juga menyatakan mencapai kesepakatan kerangka kerja mengenai Greenland. Perdana Menteri (PM) Denmark menyatakan siap melakukan pembicaraan dengan Trump terkait pertahanan rudal Golden Dome.

"Hal tersebut menjadi faktor positif dan sempat mendorong rebound IHSG, namun secara teknikal IHSG masih ditutup di bawah MA5 dan MACD berpotensi membentuk Death Cross," ungkap Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset hariannya pada Kamis, 22 Januari 2026.

Phintraco Sekuritas juga melaporkan tiga saham sukses membukukan lompatan harga tertinggi di jajaran 45 saham unggulan alias LQ45 sebagai berikut:

PT Indosat Tbk (ISAT)

Saham ISAT memimpin penguatan sebesar 8,52 persen atau 190 poin dan ditutup pada level 2.420.

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR)

Saham ADMR menguat sebesar 8,50 persen atau 170 poin menjadi 2.170.

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Saham TOWR melonjak sebesar 7,83 persen atau 45 poin ke posisi 620.