IHSG Cetak Rekor Baru Tembus Level 9.133, Saham Bank dan Konglomerasi Jadi Motor Penggerak
Sektor konsumer siklikal mencatatkan peningkatan tertinggi sebesar 2,45 persen disusul kenaikan sektor energi sebesar 0,96 persen dan sektor infrastruktur melambung 0,90 persen. Sektor konsumer non-siklikal melonjak 0,72 persen, sektor industri menguat 0,29 persen dan sektor properti naik 0,22 persen.
Sebaliknya, sektor transportasi anjlok 1,23 persen. Koreksi juga melanda sektor kesehatan sebesar 0,86 persen, sektor teknologi melemah 0,28 persen, sektor keuangan menyusut 0,17 persen, dan sektor bahan kau menurun 0,15 persen.
IHSG. (foto ilustrasi)
Tim Analis Phintraco Sekuritas menyampaikan, IHSG ditutup menguat pada level tertinggi baru di level 9,133.87. Peningkatan di tengah meningkatnya ketegangan antara Eropa dan Amerika Serikat (AS) menjadi sentimen negatif global.
saham perbankan besar menjelang earning season dan ekspektasi pembagian dividen menjadi salah satu pendorong penguatan indeks," ujar Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset hariannya pada Senin, 19 Januari 2026.
Secara teknikal, terjadi pelebaran histogram positif MACD. Kondisi ini ditopang oleh kenaikan volume beli.
Berikut tiga emiten saham yang mencatatkan lompatan harga tertinggi di jajaran 45 saham unggulan antara lain:
PT Astra International Tbk (ASII)
Saham ASII melesat 4,96 persen atau 350 poin ditutup ke level 7.400.
PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
Saham BRPT melonjak 4,24 persen atau 120 poin menembus area 2.950.
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)
Hasil positif juga dicetak saham AKRA sebesar 3,60 persen atau 45 poin menjadi 1.295.