Terpopuler: Pemenang FIFA Puskas Award 2025, 2 Kandidat Pelatih Timnas Indonesia Dikunci PSSI
- 5. Sumardji Heran Timnas Indonesia U22 Gagal Total di SEA Games 2025: Tidak Masuk Akal!
- 4. Lihat Video Gol Santiago Montiel, Gol Salto Spektakuler yang Gagalkan Rizky Ridho Raih Puskas Award
- 3. Terpopuler: Thom Haye Bongkar Borok Liga Indonesia, Indra Sjafri Dipecat-Sumardji Mundur
- 2. PSSI Kunci Dua Kandidat Pelatih Timnas Indonesia
Kanal VIVA Bola diramaikan sejumlah isu panas sepanjang Rabu 17 Desember 2025. Mulai dari kegagalan total Timnas Indonesia U22 di SEA Games 2025 yang memantik kritik keras Sumardji, pengumuman resmi pemenang Puskas Award 2025 yang menggagalkan harapan Rizky Ridho, hingga dinamika internal PSSI soal pencarian pelatih baru Timnas Indonesia.
Beragam topik ini menyedot perhatian pembaca dan masuk dalam daftar artikel terpopuler VIVA Bola, berikut daftarnya:
5. Sumardji Heran Timnas Indonesia U22 Gagal Total di SEA Games 2025: Tidak Masuk Akal!
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji melontarkan penilaian keras terhadap performa Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 Thailand. Ia menyebut penampilan Garuda Muda “tak masuk akal” setelah gagal melangkah ke semifinal, hasil yang jauh dari target dan ekspektasi awal.
Timnas U-22 membuka turnamen dengan kekalahan mengejutkan 0-1 dari Filipina. Hasil itu menjadi kekalahan perdana Indonesia dari The Azkals di ajang SEA Games. Situasi makin sulit ketika Indonesia juga gagal menang besar atas Myanmar, yang seharusnya krusial untuk menjaga peluang lolos fase gugur.
"Saya sendiri jujur saja, ini tim yang paling sulit, paling susah, dan paling tidak masuk akal ya di SEA Games ini," kata Sumardji pada jumpa pers di Menara Mandiri II, Jakarta, Selasa 16 Desember 2025.
Persiapan Dinilai Sudah Maksimal
Sumardji menegaskan, dari sisi persiapan, tim asuhan Indra Sjafri sebenarnya sudah berada di jalur ideal. Garuda Muda menjalani pemusatan latihan lebih matang, termasuk empat kali uji coba internasional melawan India U-23 dan Mali U-22.
4. Lihat Video Gol Santiago Montiel, Gol Salto Spektakuler yang Gagalkan Rizky Ridho Raih Puskas Award
Gol indah selalu menarik perhatian, tetapi tidak semua bisa menjadi yang terbaik di dunia. FIFA Puskas Award 2025 baru saja diumumkan, dan yang keluar sebagai pemenang adalah tendangan salto luar biasa dari Santiago Montiel — sebuah momen yang akhirnya membuat Rizky Ridho, meski masuk nominasi, tidak berhasil membawa pulang penghargaan ini.
Gol Spektakuler Santiago Montiel
Santiago Montiel, penyerang sayap klub Liga Argentina Independiente, mencatatkan namanya dalam sejarah dengan sebuah gol spektakuler ke gawang Independiente Rivadavia pada Mei 2025. Momen itu terjadi ketika ia mengeksekusi tendangan salto menakjubkan yang membuat bola bersarang di gawang lawan — gol yang kemudian dinobatkan sebagai yang terbaik di dunia tahun ini.
Gol ini diganjar FIFA Puskas Award 2025, sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada pencipta gol terbaik berdasarkan kombinasi suara penggemar dan panel Legenda FIFA (masing-masing 50%).
Menurut Presiden FIFA Gianni Infantino, aksi Montiel bukan hanya menunjukkan teknik dan keterampilan, tetapi juga menciptakan momen ajaib yang memukau penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Lihat video gol Montiel di situs FIFA atau kanal resmi FIFA YouTube — gol ini sering diunggah kembali oleh berbagai kanal highlights sebagai salah satu gol terindah musim ini.
3. Terpopuler: Thom Haye Bongkar Borok Liga Indonesia, Indra Sjafri Dipecat-Sumardji Mundur
Sejumlah artikel di kanal VIVA Bola dengan isu menarik masuk dalam deretan terpopuler sepanjang Selasa, 16 Desember 2025. Salah satunya terkait pernyataan pemain Persib Bandung, Thom Haye soal Liga Indonesia.
Artikel terpopuler lainnya menyoroti soal PSSI resmi mengakhiri kerjasama dengan Indra Sjafri usai Timnas Indonesia U22 gagal total di SEA Games 2025.
Untuk lebih lengkapnya, berikut deretan artikel terpopuler di kanal VIVA Bola yang menjadi perhatian pembaca dirangkum dalam Rund Up:
Amburadul! Thom Haye Bongkar Borok Liga Indonesia
Gelandang Persib sekaligus pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Thom Haye, melontarkan kritik keras terhadap kompetisi Super League yang ia nilai masih amburadul.
Lanjutkan membaca
2. PSSI Kunci Dua Kandidat Pelatih Timnas Indonesia
PSSI mulai mengerucutkan pencarian pelatih baru Timnas Indonesia. Dari sejumlah nama yang masuk radar, federasi kini hanya menyisakan dua kandidat kuat untuk menukangi Skuad Garuda.
Kepastian itu disampaikan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Sumardji, usai rangkaian proses wawancara yang dilakukan langsung di Eropa.
PSSI sebelumnya mengirim dua anggota Exco, Muhammad dan Endri Erawan, untuk bertemu langsung para kandidat pelatih. Proses seleksi turut didampingi Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers serta Penasihat Teknis Jordi Cruyff.
“Untuk proses wawancara, kami minta Pak Endri dan Pak Muhammad berangkat ke Eropa. Mereka bersama Pak Alex dan Pak Jordi melakukan interview langsung,” ujar Sumardji kepada awak media, Selasa (16/12) malam.
Awalnya, PSSI mengundang lima calon pelatih untuk menjalani pertemuan. Namun, hanya empat nama yang memenuhi undangan tersebut. Dari proses panjang itu, pilihan akhirnya mengerucut menjadi dua kandidat.
1. Bukan Rizky Ridho, Ini Pemenang Puskas Award 2025
FIFA resmi mengumumkan pemenang Puskas Award 2025 dalam rangkaian The Best FIFA Football Awards 2025. Penghargaan gol terbaik dunia tahun ini jatuh kepada Santiago Montiel, winger klub Argentina Independiente, berkat gol salto spektakulernya yang langsung mencuri perhatian publik sepak bola global.
Montiel berhasil mengungguli 10 nominasi lain dari berbagai liga dunia, termasuk wakil Indonesia Rizky Ridho Ramadhani, yang sebelumnya masuk daftar kandidat berkat gol jarak jauhnya bersama Persija Jakarta. Meski Ridho gagal meraih trofi, kehadirannya di nominasi tetap menjadi sorotan tersendiri bagi sepak bola nasional.
Gol Salto yang Disebut “Melawan Hukum Fisika”
Gol kemenangan Santiago Montiel tercipta pada pertandingan Liga Profesional Argentina pada Mei 2025. Dalam momen krusial tersebut, pemain berusia 25 tahun itu melepaskan tendangan overhead kick dari luar kotak penalti menggunakan kaki kiri.
Tingkat kesulitan teknik, keberanian mengambil risiko, serta akurasi tendangan membuat gol tersebut langsung viral dan disebut sebagai salah satu gol terbaik dalam beberapa tahun terakhir. Bola meluncur deras ke gawang Independiente Rivadavia tanpa mampu diantisipasi penjaga gawang lawan.