Blak-blakan, PSSI Cari Pelatih Baru Timnas Indonesia yang Mirip Shin Tae-yong
PSSI tengah mematangkan kriteria pelatih baru timnas Indonesia. Bukan sekadar sosok berprestasi di level internasional, federasi juga menaruh perhatian besar pada kemampuan pelatih tersebut dalam mentransfer ilmu kepada pelatih lokal, sebagaimana yang terjadi pada era kepelatihan Shin Tae-yong (STY).
Nama Nova Arianto menjadi contoh nyata keberhasilan proses tersebut. Nova disebut “lahir” dari sistem transfer ilmu selama lima tahun mendampingi STY sebagai asisten pelatih tim Garuda. Dari proses itu, PSSI berharap akan muncul lebih banyak pelatih lokal berkualitas di masa depan.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji menegaskan, pencarian pelatih timnas senior memang menjadi isu hangat. Namun, PSSI mengklaim telah memiliki kriteria yang jelas dan matang.
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto
"Berkaitan dengan pelatih timnas senior, ini memang menjadi isu, tapi yakinlah bahwa kami di PSSI ingin betul-betul mendapatkan pelatih timnas senior yang sesuai kriteria yang kami butuhkan," kata Sumardji pada jumpa pers di Jakarta, Selasa 16 Desember 2025.
Salah satu syarat utama yang ditekankan adalah kesediaan pelatih kepala untuk bekerja bersama asisten pelatih lokal. Menurut Sumardji, keterlibatan pelatih dalam negeri menjadi kunci utama agar proses alih pengetahuan berjalan optimal.
"Hal terpenting yang perlu saya sampaikan, pelatih yang terpilih nanti hal utamanya harus mau menerima asisten-asisten dari lokal untuk bergabung secara bersama-sama. Contohnya sama, coach Nova, dari nol. Awalnya sama, kita minta STY ada pelatih lokal yang ikut di tim," tambah dia.
Nova Arianto sendiri memiliki rekam jejak panjang selama mendampingi STY. Ia tercatat terlibat dalam 57 pertandingan timnas senior Indonesia, termasuk momen bersejarah saat Garuda menembus babak 16 besar Piala Asia 2023 dan melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pengalamannya tak berhenti di tim senior. Nova juga pernah menjadi asisten pelatih timnas U-23 Indonesia di bawah arahan STY, ketika skuad Garuda Muda menembus semifinal Piala Asia U-23 2024 dan tampil dalam playoff Olimpiade 2024.
Setelah menimba ilmu dari STY, Nova dipercaya menangani timnas U-17 Indonesia. Hasilnya langsung terlihat. Ia sukses membawa tim lolos ke Piala Dunia U-17 2025 melalui jalur kualifikasi, sekaligus mencatat sejarah dengan meraih kemenangan perdana di ajang tersebut.
Berkat capaian itu, Nova kemudian dipromosikan untuk menangani timnas U-20 dengan target membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia U-20 2027.
"Alhamdulillah ada hasilnya. Mudah-mudahan coach Nova juga ke depannya tidak turun performanya dalam melatih," kata Sumardji.
Lebih jauh, Sumardji menegaskan pentingnya keberadaan pelatih lokal dalam tim kepelatihan timnas senior ke depan. Menurutnya, pelatih-pelatih Indonesia memiliki potensi besar untuk naik level jika mendapat kesempatan belajar langsung dari pelatih asing dengan rekam jejak kelas dunia.
"Ini penting sekali, karena kalau tidak ada keterwakilan, transfer ilmu itu juga tidak jalan. Karena ini hal yang penting, perlu saya sampaikan bahwa supaya ada keterwakilan.
"Paling tidak berharap minimal ada dua orang untuk bisa bersama-sama jadi satu dengan tim kepelatihan karena kita membutuhkan pelatih-pelatih yang bisa menimba ilmu sama-sama," kata Sumardji. (Ant)