Makan Sushi Pakai Tangan atau Sumpit? Ini Kata Chef Asli Jepang
Di Indonesia, sushi biasa dinikmati menggunakan pelengkap berupa syoyu, wasabi, cabai bubuk, juga acara jahe layaknya di Jepang.
Meski begitu, ada perbedaan alat makan sushi di Jepang dan Indonesia. Orang Jepang disebut-sebut menikmati sushi langsung menggunakan tangan kosong.
Berbeda dengan orang Indonesia yang biasa menyantap sushi menggunakan sumpit. Benarkah demikian?
Presiden Direktur Sushiro Indonesia, Koki Hayashi, mengatakan, pada awalnya, orang Jepang memang biasa menikmati sushi langsung menggunakan tangan.
"Tapi sekarang banyak yang takut (tangannya) kotor, akhirnya makan pakai sumpit. Kebanyakan begitu, terutama pas di restoran," kata Hayashi ketika ditemui Kompas.com usai acara peresmian gerai Sushiro Grand Indonesia pada Senin (1/12/2025).
Sebelumnya, Japanese Chef Shio Restaurant di InterContinental Pondok Indah, Goda Katsumi, juga mengatakan hal yang sama soal kebiasaan orang Jepang makan sushi.
"Kalau makan sushi langsung di counter, memang langsung pakai tangan karena nasinya sangat lembut," kata Chef Goda, dikutip dari , Kamis (11/12/2025).
Menu sushi di Sushiro Grand Indonesia pada Senin (1/12/2025).
Menyantap sushi langsung dengan tangan, membebaskan tamu merasakan tekstur nasi dan topping sushi.
Bagaimana lembutnya irisan ikan di atas nasi sushi, sebelum dicelup ke dalam syoyu atau kecap asin Jepang.
Terlepas dari cara makan sushi pakai tangan maupun sumpit, kedua koki tersebut sama-sama menyarankan untuk menikmati sushi sekali hap agar tekstur dan rasa sushi terasa sekaligus dalam mulut.
Selanjutnya, nikmati sushi bersama pelengkapnya, seperti syoyu dan wasabi yang disarankan Hayashi.
"Syoyu dan wasabi jangan dicampur, nanti rasanya berubah. Wasabi bisa ditaruh di atas topping sushi supaya lebih nikmat," saran dia.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang