Pengakuan Jujur Pemain Vietnam soal Main Mata dengan Malaysia demi Singkirkan Timnas Indonesia
Gelandang Vietnam U-23, Nguyen Thai Quoc Cuong, angkat suara soal tudingan adanya “main mata” dengan Malaysia untuk menyingkirkan Indonesia dari persaingan Grup B SEA Games 2025. Ia menegaskan, Vietnam turun dengan satu tujuan jelas: menang.
“Tujuan kami melawan Malaysia bukan imbang, kami harus menang,” ujar Quoc Cuong usai sesi latihan di lapangan Universitas RBAC, Bangkok, Selasa.
Menurut pemain berusia 22 tahun itu, kemenangan adalah bentuk sikap profesionalitas. Ia menegaskan Vietnam tak akan mengorbankan sportivitas demi hasil tertentu.
“Mengunci kemenangan adalah tekad, sikap baik, dan solidaritas. Vietnam akan menunjukkannya dengan baik,” kata gelandang muda tersebut seperti dikutip media lokal.
Quoc Cuong sadar, situasi klasemen membuat Vietnam dan Malaysia sebenarnya cukup dengan hasil imbang untuk sama-sama lolos ke semifinal. Namun, ia menegaskan hasil seri bukanlah tujuan mereka.
Baginya, setiap pemain profesional harus bermain untuk menang. Ia pun menolak anggapan bahwa Vietnam akan bermain aman demi menyingkirkan Indonesia lebih cepat dari turnamen.
Pertandingan penentuan Grup B antara Vietnam dan Malaysia digelar Kamis (11/12) di Stadion Rajamangala. Quoc Cuong menyebut fokus timnya kini hanya satu: menyiapkan diri sebaik mungkin untuk laga tersebut.
Menariknya, Quoc Cuong adalah sepupu dari bintang Vietnam, Nguyen Cong Phuong. Dukungan dari sang pemain senior disebutnya menjadi motivasi tersendiri.
“Phuong selalu menyemangati saya, menunjukkan kekurangan agar saya bisa berkembang,” tuturnya.