Sepekan Tanpa Kabar, Dedi Mulyadi Temui Keluarganya Selamat dari Banjir Bandang di Aceh
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akhirnya berhasil bertemu dengan keluarganya yang menjadi korban banjir parah di Aceh.
Pertemuan tersebut berlangsung haru setelah hampir satu minggu keluarga Dedi hilang kontak akibat bencana banjir bandang yang melanda wilayah Aceh pada akhir November 2025.
Dedi mengungkapkan bahwa ia dan keluarga besarnya sempat diliputi kecemasan setelah mengetahui bahwa saudaranya, Teh Dedeh, bersama suaminya Samsul Bahri dan anak-anak mereka, menjadi korban banjir.
Situasi makin mengkhawatirkan ketika Teh Dedeh tidak bisa dihubungi sama sekali. Dorongan keluarga membuat Dedi memutuskan untuk turun langsung ke Aceh.
"Kakak saya sudah nangis-nangis 'kamu teh gubernur' katanya. 'Masa enggak bisa nolong saudara, enggak bisa dihubungi'," ujar Dedi.
Sejak 4 Desember 2025, Dedi sudah berada di wilayah Sumatera untuk memberikan bantuan kepada korban banjir dan tanah longsor.
Selain membawa bantuan, tujuannya yang paling penting adalah mencari keluarganya yang hilang kontak.
Bagaimana Momen Dedi Bertemu Keluarganya?
Setelah dua hari berkeliling memberikan bantuan di Sumatera, Dedi akhirnya tiba di Aceh dan langsung mencari keberadaan keluarganya. Momen haru pun terjadi ketika ia bertemu Teh Dedeh pada Sabtu (6/12/2025).
Dalam sebuah video yang diunggah di Instagram, Teh Dedeh terlihat menangis histeris sembari memeluk Dedi erat.
"Nuhun Aa, ya Allah, hatur nuhun Aa," ujar Teh Dedeh dengan suara bergetar.
Mengetahui keluarganya dalam keadaan sehat, Dedi merasa sangat lega.
"Ya Allah alhamdulillah Aa," kata Teh Dedeh. Dedi kemudian menanyakan kondisi mereka. "Sae teh?" ujarnya.
"Sae alhamdulillah," jawab Teh Dedeh.
Pertemuan ini menjadi penutup dari kecemasan panjang yang dialami keluarga Dedi selama beberapa hari terakhir.
Siapa Keluarga Dedi yang Menjadi Korban Banjir?
Dedi mengungkap bahwa suami Teh Dedeh, Samsul Bahri, adalah mantan tentara di Aceh. Selain itu, Samsul diketahui pernah menjadi anggota DPRD Aceh.
Keduanya telah lama bermukim di Aceh dan menjadi bagian dari komunitas setempat. Sebelum berangkat ke Aceh, Dedi mengaku belum mendapat kabar apa pun dari keluarganya.
"Oh iya, belum, sampai hari ini belum ada kontaknya, belum bisa. Ya mudah-mudahan nanti kan daerahnya akan saya kunjungi, mudah-mudahan bisa ketemu," ujarnya pada Rabu (3/12/2025).
Bagaimana Kondisi Keluarga Dedi Sebelum Ditemukan?
Hilangnya kontak dengan keluarga membuat semua pihak di Jawa Barat merasa panik. Dedi menyampaikan bahwa tekanan emosional terus meningkat seiring tidak adanya kabar dari lokasi bencana.
Ia bahkan ditekan keluarganya untuk segera turun langsung ke Aceh agar situasi menjadi lebih jelas.
"Saudara saya sampai sekarang hilang kontak di Aceh. Saudara, mantan anggota DPRD Aceh, tentara," kata Dedi pada Selasa (2/12/2025). Kondisi ini semakin mendorongnya untuk bergerak cepat.
Dedi kemudian memastikan bahwa ia akan berangkat ke Aceh pada Kamis (4/12/2025) bersama rombongan Pemprov Jawa Barat.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dan Kompas.com dengan judul "Keluarga Hilang dalam Banjir Aceh, Dedi Mulyadi: Sampai Hari Ini Belum Ada Kabar".
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang