Kisah Nasruddin Selamat dari Banjir Bandang Pidie Jaya, Rumah dan Motor Terendam Lumpur
Warga Dusun Meunasah Krueng Baroh, Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya (Pijay), Nasruddin, tak kuasa menahan kesedihan saat mengingat banjir yang merendam rumahnya pada Selasa (25/11/2025) malam.
Bersama keluarga dan warga lainnya, Nasruddin panik menyelamatkan diri di tengah hujan deras.
Malam itu, rumah bukan lagi prioritas. "Tinggi air saat musibah sekitar 3 hingga 4 meter. Alhamdulillah kami sekeluarga selamat, yang bisa kami bawa cuma HP dan baju di badan," ujar Nasruddin kepada Kompas.com, Jumat (28/11/2025).
Meski air telah surut, rumah Nasruddin masih tertutup lumpur. "Rumah dan tiga motor saya terendap lumpur, satu hilang dibawa arus," tambahnya.
Warga Mengungsi dan Butuh Bantuan Logistik
Nasruddin menyebut sebagian warga Manyang Cut dan Beurawang mengungsi ke Masjid Iskandar Muda Kuta Batee, Gedung Tgk Chiek Pante Geulima, serta rumah keluarga.
Masyarakat juga mulai melakukan pembersihan kecil-kecilan dan menyelamatkan barang yang bisa dibawa.
"Kebutuhan mendesak yaitu air mineral, makanan, pampers, pakaian, obat-obatan, dan masker," jelas Nasruddin.
Kerusakan Parah di Gampong Blang Awee
Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, menyebut banjir bandang juga melanda Gampong Blang Awee, Kecamatan Meureudu, dengan kerusakan parah.
Rumah warga, sekolah, dan masjid bahkan ada yang hanyut terbawa arus.
"Beberapa rumah di pinggir sungai yang dibawa air dan jalan semua sudah dikikis air, kemudian sekolah," kata Sibral.
Data sementara menunjukkan 45 rumah rusak parah, dengan dua korban jiwa meninggal dan satu masih hilang.
"Yang luka-luka dan sakit banyak yang dibawa ke rumah sakit. Ini 90 persen kampung ini hancur. Penduduk mengungsi ke titik Cot Rot Barat," tambahnya.
Status Tanggap Darurat Banjir di Aceh
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menetapkan status tanggap darurat bencana banjir di Aceh pada Kamis (27/11/2025).
"Pada hari ini Kamis 27 November 2025, Saya Gubernur Aceh menetapkan keputusan Gubernur Aceh tentang penetapan status keadaan tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh tahun 2025," ujar Mualem di kantor DPR Aceh.
Status tanggap darurat berlaku 14 hari, mulai 28 November hingga 11 Desember 2025.
Mualem memastikan pemerintah telah menyalurkan bantuan melalui SKPA terkait dan berupaya maksimal memenuhi kebutuhan korban banjir.
Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor
Sejumlah wilayah Aceh terdampak banjir dan longsor akibat hujan lebat beberapa hari terakhir, antara lain Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Tenggara, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Barat, Bireuen, dan Aceh Timur.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), bencana ini juga menimbulkan korban jiwa.
Sebagian artikel telah tayang di Kompas.com dengan judul: dan Nasruddin Berjuang Selamatkan Keluarga dari Banjir 4 Meter di Aceh: Hanya Bisa Bawa Baju di Badan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang