Profil John Herdman, Calon Pelatih Anyar Timnas Indonesia yang Sudah Diwawancarai PSSI
PSSI dikabarkan telah mengantongi dua nama calon pelatih Timnas Indonesia sebagai pengganti Patrick Kluivert. Hanya saja, PSSI ogah mengungkap nama dua kandidat tersebut.
Dari sejumlah laporan media asing, selain Giovanni van Bronckhorst, ada satu sosok lain yang disebut masuk bursa calon pelatih Timnas Indonesia, yaitu John Herdman. Bahkan, menurut laporan Sky Sports, pelatih asal Inggris itu disebut sudah menjalani wawancara untuk posisi tersebut.
Herdman diketahui terakhir menangani Toronto FC pada periode 2023–2024. Sebelumnya, namanya dikenal luas berkat rekam jejak impresif saat menangani Timnas Kanada, baik putra maupun putri.
John Herdman, Calon Pelatih Anyar Timnas Indonesia
Profil dan Prestasi John Herdman
Herdman memiliki daftar prestasi yang cukup mencolok di level tim nasional. Juru taktik asal Inggris ini berhasil membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar, yang menjadi penampilan kedua mereka dalam sejarah sejak terakhir kali tampil di Piala Dunia 1986 di Argentina.
Selain itu, Herdman juga membawa Timnas Kanada putra mencapai peringkat 33 FIFA pada 2022. Pada periode 2021–2022, Tim Negeri Daun Maple mencatat rekor tak terkalahkan dalam 17 pertandingan. Herdman juga mengantarkan Kanada lolos ke putaran final Concacaf Nations League 2023, meski akhirnya menjadi runner-up setelah kalah 0–2 dari Amerika Serikat.
Timnas Kanada putri pun mencatat prestasi membanggakan di bawah arahannya. Herdman membawa tim meraih medali perunggu pada Olimpiade London 2012 dan Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Pada Piala Dunia Wanita 2015, ketika Kanada menjadi tuan rumah, langkah mereka terhenti di perempat final dan finis di peringkat keenam. Bahkan, pada 2017, tim putri sempat berada di posisi keempat peringkat FIFA.
Setelah perjalanan panjang bersama timnas Kanada, Herdman kemudian beralih ke level klub dengan melatih Toronto FC pada 2023–2024.
John Herdman lahir di Consett, County Durham, Inggris, pada 19 Juli 1975. Ia mulai terjun ke dunia kepelatihan sejak usia muda ketika masih menjadi mahasiswa sekaligus dosen paruh waktu di Universitas Northumbria. Menurut Transfermarkt, perjalanan kepelatihannya dimulai pada 2003 saat menangani tim junior Selandia Baru hingga 2005.