Kata Media Asing Soal Timnas Indonesia Cuma Pasang Target Perak di SEA Games 2025
Media asing asal Vietnam, The Thao 247 menyorot keputusan PSSI yang hanya memasang target medali perak untuk Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025.
Mereka menilai keputusan tersebut mengejutkan, terlebih Garuda Muda merupakan juara bertahan cabang sepak bola putra di ajang dua tahunan tersebut.
Timnas Indonesia U-22, yang berada di bawah komando Indra Sjafri, tergabung di Grup C bersama Myanmar, Filipina, dan Singapura.
Timnas Indonesia U-22 meraih emas SEA Games 2023
Pertandingan perdana akan mempertemukan Indonesia dan Singapura pada Jumat, 5 Desember 2025. Setelah itu, Garuda Muda bertemu Filipina pada 8 Desember, lalu menutup fase grup kontra Myanmar pada 12 Desember 2025.
Dari tiga grup yang tersedia, hanya juara grup yang berhak lolos otomatis ke semifinal. Satu tiket lainnya diperebutkan oleh runner-up terbaik. Indonesia datang sebagai juara bertahan setelah merebut medali emas SEA Games 2023.
Namun, alih-alih mempertahankan gelar, skuad Garuda Muda justru tak dibebani target emas. Mereka hanya ditargetkan meraih medali perak.
“Timnas U22 Indonesia tetapkan target mengejutkan di SEA Games 33,” tulis media itu.
Mereka menilai Indonesia tampak tidak terlalu menaruh harapan besar untuk mempertahankan emas yang diraih dua tahun lalu.
Target ini disampaikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan penilaian Kemenpora, Timnas Indonesia U-22 memang tidak masuk kategori cabang olahraga yang ditargetkan meraih emas.
"Berdasarkan penilaian Kemenpora, tim putri ditargetkan Medali Perunggu, dan tim putra ditargetkan Medali Perak. Demikian informasi yang mereka laporkan kepada kami," ujar Erick Thohir di kantor pusat Kemenpora, Jumat 21 November 2025.
Keputusan tersebut menimbulkan tanda tanya bagi sebagian pihak, mengingat pada edisi sebelumnya Indonesia mengalahkan Thailand di final dan mengakhiri penantian panjang medali emas sejak 1991.