Timur Kapadze Ungkap Momen Hadapi Timnas Indonesia U-23, Singgung Kartu Merah Rizky Ridho dan Strategi Uzbekistan
Mantan pelatih Timnas Uzbekistan, Timur Kapadze, mengenang kembali duel panas melawan Timnas Indonesia U-23 pada babak semifinal Piala Asia U-23 2024. Dalam momen nostalgia tersebut, Kapadze menyinggung insiden kartu merah yang diterima bek Garuda Muda, Rizky Ridho, pada pertandingan yang berlangsung keras dan penuh tensi itu.
Nama Timur Kapadze belakangan menjadi sorotan publik sepakbola nasional setelah dirumorkan masuk bursa calon pelatih anyar Timnas Indonesia. Kedatangannya ke Indonesia pada Jumat 21 November 2025 membuat spekulasi tersebut semakin menguat. Namun, ia menegaskan bahwa kedatangannya bukan untuk bertemu PSSI, mel melainkan sebagai duta pariwisata Indonesia di Uzbekistan.
Hal tersebut disampaikan Kapadze dalam konferensi pers di kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta. Dalam sesi bersama media, ia turut menyinggung duel Uzbekistan vs Indonesia U-23 yang berlangsung di semifinal Piala Asia U-23 2024. Saat itu, Uzbekistan menang 2-0 dan melaju ke final sebelum akhirnya menjadi runner-up usai kalah dari Jepang.
Salah satu momen yang menjadi pembahasan Kapadze adalah kartu merah yang diterima Rizky Ridho di menit ke-84. Ia menilai bahwa tindakan sang kapten Garuda Muda merupakan efek dari strategi high pressing yang diterapkan Uzbekistan dalam pertandingan tersebut.
"Saya perhatikan dia salah satu pemain terbaik di Indonesia. Saya ingin tim main pressing, waktu itu kami bermain pressing terus," ujar Kapadze, Jumat 21 November 2025 dikutip tvOnenews.com.
Menurut Kapadze, tekanan tinggi yang dilancarkan timnya membuat sejumlah pemain Indonesia terpancing emosi. Ridho disebut mencoba merebut bola, namun tekel yang ia lakukan tidak berjalan sesuai rencana dan berujung keputusan wasit yang mengeluarkan kartu merah.
"Emosi itu biasa, tapi pendapat saya memang dia mau incar bola, tetapi tekelnya tidak sukses jadi dianggap pelanggaran," tambahnya.
Lebih jauh, pelatih berusia 44 tahun itu menilai bahwa Timnas Indonesia U-23 besutan Shin Tae-yong tampil disiplin sepanjang turnamen. Meski begitu, ia menekankan pentingnya menjaga kendali emosi pada laga-laga krusial, terutama karena kartu merah tersebut membuat Ridho tidak bisa bermain di pertandingan berikutnya melawan Irak dalam perebutan tiket ke Olimpiade Paris 2024.
"Timnas itu bermain disiplin. Tapi dalam pertandingan itu harus jangan emosi," ujar Kapadze. Ia melanjutkan bahwa Ridho merupakan pemain yang sangat diandalkan, namun absennya di laga berikutnya menjadi kerugian besar bagi Garuda Muda.
Uzbekistan kemudian melaju ke final dan keluar sebagai runner-up setelah kalah tipis 1-0 dari Jepang. Sementara Indonesia gagal mengamankan tempat di Olimpiade usai ditaklukkan Irak.
Kehadiran Timur Kapadze di Indonesia kini semakin menarik perhatian publik, mengingat ia disebut-sebut masuk radar PSSI sebagai kandidat pelatih baru menggantikan Shin Tae-yong yang kontraknya menunggu keputusan akhir.