Terungkap, Alasan PSSI Tutup Mulut soal 5 Kandidat Pelatih Timnas Indonesia
Polemik kursi pelatih Timnas Indonesia masih terus berlanjut. Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, akhirnya angkat bicara soal alasan federasi memilih merahasiakan lima nama calon nahkoda baru Skuad Garuda.
Dalam konferensi pers di GBK Arena, Jakarta, Kamis (20/11), Sumardji menegaskan bahwa PSSI tidak bisa gegabah membeberkan identitas para kandidat. Pasalnya, sebagian dari pelatih yang masuk bursa masih aktif menangani klub maupun tim nasional di negara asalnya.
"Saya perlu jelaskan kenapa lima nama ini belum dibuka. Kami menghormati privasi masing-masing pelatih," ujar Sumardji.
BTN menilai kondisi tersebut membuat PSSI harus mengambil langkah hati-hati. Memberi bocoran identitas pelatih justru bisa memicu masalah kontrak bagi para kandidat.
"Para pelatih ini masih berada di klub dan ada juga yang menangani timnas suatu negara. Jadi tidak mungkin kami buka," tegasnya.
Meski begitu, proses perekrutan pelatih baru dipastikan tetap berjalan. Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers bersama sejumlah anggota Exco disebut telah mendapat mandat untuk melakukan wawancara dengan seluruh kandidat.
"Pak Alexander bersama Exco, termasuk saya, diminta melakukan wawancara. Itu akan kami lakukan dalam minggu-minggu depan," kata Sumardji.
Kursi pelatih Timnas Indonesia memang tengah kosong setelah Patrick Kluivert hengkang usai gagal meloloskan Indonesia ke Piala Dunia 2026. Situasi ini memicu beragam spekulasi di publik.
Beberapa nama bahkan sudah ramai berseliweran di media sosial. Dua yang paling sering disebut adalah mantan pelatih Uzbekistan, Timur Kapadze, dan juru taktik asal Spanyol, Jesus Casas.