Peringkat Timnas Indonesia Anjlok Lagi Efek Keputusan PSSI, Ranking Malaysia Naik
Performa Timnas Indonesia di ranking FIFA kembali menjadi sorotan tajam. Bukan karena hasil buruk di lapangan, melainkan imbas dari keputusan PSSI yang tidak menjadwalkan pertandingan FIFA Matchday untuk skuad Garuda pada November 2025.
Keputusan ini terbukti membawa konsekuensi besar, terutama terhadap posisi Indonesia di ranking dunia yang kini semakin tertekan oleh negara-negara pesaing.
Dalam sistem perhitungan poin FIFA, satu pertandingan bisa sangat menentukan, terlebih jika lawan yang dihadapi memiliki ranking lebih tinggi atau bermain di ajang resmi. Tanpa pertandingan, Indonesia tidak mendapatkan tambahan poin, sementara negara lain terus bergerak memaksimalkan momentum di kalender internasional.
Akibatnya, Indonesia menjadi sasaran empuk untuk disalip oleh negara-negara yang aktif bertanding pada periode yang sama.
Turunnya peringkat ini memunculkan kekhawatiran baru, mengingat FIFA Matchday merupakan salah satu momen penting bagi federasi untuk menjaga stabilitas ranking. Apalagi, ranking FIFA bukan sekadar angka; posisinya berpengaruh pada pot pembagian kualifikasi, undian turnamen, hingga pamor di mata negara lain saat mencari lawan tanding.
Berikut penjelasan lengkap mengenai penurunan peringkat Indonesia dan negara-negara yang bergerak naik selama periode November 2025.
Indonesia Anjlok ke Peringkat 123 Dunia
Indonesia resmi turun satu tingkat ke peringkat 123 dunia per 16 November 2025, dengan total 1144,73 poin. Penurunan ini bukan karena kekalahan, tetapi murni karena tidak mendapatkan poin tambahan. Kondisi tersebut membuat Indonesia lebih mudah disalip negara lain yang tampil pada FIFA Matchday, baik melalui laga resmi maupun uji coba yang tercatat dalam kalender FIFA.
Negara-Negara yang Menyalip Indonesia
Suriname Melonjak 5 Peringkat. Suriname menjadi negara yang paling menonjol dalam periode ini. Poin penting dari kenaikan Suriname adalah:
• Naik dari peringkat 126 ke 121 dunia
• Menang telak 4-0 atas Elsa Pador
• Mendapat tambahan poin besar mencapai 15,14 poin
• Kemenangan tersebut langsung mendorong Suriname melewati Indonesia di ranking FIFA
Kenaikan signifikan ini memperlihatkan betapa besar dampak satu laga resmi dalam kalender FIFA Matchday.
Malaysia Ikut Diuntungkan Meski Belum Bermain
Malaysia belum memainkan laga FIFA Matchday November 2025, tetapi tetap naik satu posisi dari peringkat 118 menjadi 117 dunia.
Faktor kenaikan Malaysia:
• Namibia turun dua posisi setelah kalah di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika
• Malaysia diuntungkan secara pasif karena poinnya tidak berubah
• Masih berpeluang naik lagi jika menang lawan Nepal pada lanjutan kualifikasi Piala Asia 2027
Situasi ini menunjukkan bahwa pergerakan ranking tidak hanya dipengaruhi aktivitas sendiri, tetapi juga hasil negara lain.
Thailand Naik Berkat Kemenangan di Laga Regional
Thailand kembali menunjukkan stabilitas sebagai salah satu kekuatan kawasan ASEAN.
Catatan pergerakan Thailand:
• Menang tipis 3-2 atas Singapura di FIFA Matchday
• Naik dari posisi 96 ke 94 dunia
• Mendapat tambahan poin yang cukup signifikan untuk memperkuat posisi di papan tengah ranking Asia
Kemenangan ini memperlebar jarak Thailand dari Indonesia, sekaligus menjadi pengingat bahwa negara tetangga terus mengambil kesempatan di kalender internasional.
Indonesia Baru Kembali Bertanding Maret 2026
Situasi ini membuat March 2026 menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia untuk memperbaiki ranking. Namun, sebelum menentukan lawan tanding untuk FIFA Matchday Maret, PSSI hampir dipastikan lebih dulu meresmikan pelatih baru Timnas Indonesia.
Perkiraan jadwal PSSI:
• Pelatih baru diumumkan paling lambat Januari 2026
• Jeda waktu Januari–Maret akan dimanfaatkan untuk pemantapan tim dan pemilihan lawan
• Proses ini menjadi pondasi awal untuk mengembalikan performa Garuda di panggung internasional
• Target utama: memastikan rangkaian pertandingan ke depan memberikan poin maksimal untuk pemulihan ranking FIFA
Federasi kini berada dalam situasi krusial, karena keputusan menentukan lawan tanding yang tepat akan sangat berpengaruh terhadap peluang memperbaiki posisi Indonesia di ranking dunia.
Dampak Penurunan Ranking Bagi Indonesia
Selain aspek prestise, turunnya ranking FIFA memiliki beberapa risiko jangka panjang.
• Pengaruh pada pembagian pot di ajang kualifikasi
• Berkurangnya daya tarik Indonesia sebagai lawan tanding
• Potensi menghadapi lawan lebih berat di babak awal turnamen
• Memengaruhi proyeksi jangka panjang menuju Piala Asia dan agenda internasional 2026