Berpisah dengan Timnas Indonesia, Denny Landzaat Malah Direkrut Klub Raksasa Eropa

Eks Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert dan Asisten Pelatih Denny Landzaat
Eks Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert dan Asisten Pelatih Denny Landzaat

 Mantan asisten Patrick Kluivert di Timnas Indonesia, Denny Landzaat, sudah menemukan pelabuhan baru. Hanya sebulan setelah dilepas dari skuad Garuda, pria 49 tahun itu kini resmi bergabung ke jajaran kepelatihan raksasa Belanda, Ajax Amsterdam.

Landzaat hengkang bersama Kluivert dan staf lain setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke putaran final Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Langkah Indonesia terhenti di fase keempat, usai kalah bersaing dengan Arab Saudi dan Irak.

Imbas kegagalan itu, seluruh staf pelatih asal Belanda mulai dari Kluivert, Alex Pastoor, Denny Landzaat hingga tim pendukungnya—diputus kontrak oleh PSSI.

Namun, karier Landzaat tak lama menganggur. Ia kini dipercaya menjadi asisten Fred Grim, pelatih sementara Ajax yang ditunjuk menggantikan John Heitinga.

"Ajax telah menunjuk Denny Landzaat untuk sementara sebagai asisten pelatih Fred Grim. Mantan gelandang FC Twente, Feyenoord, dan AZ, antara lain, pernah bekerja dengan Grim di Willem II dan mulai bekerja di De Toekomst pada hari Senin," tulis ESPN Nederland.

Landzaat sejatinya baru bergabung dengan Timnas Indonesia pada Januari 2025 dan berpisah Oktober lalu. Meski singkat, rekam jejaknya di dunia kepelatihan cukup solid. Ia pernah menjadi asisten di klub-klub besar seperti Feyenoord, Lech Poznan, Ferencvaros, dan Willem II.

Di Willem II itulah ia kembali bertemu Fred Grim, sosok yang kini kembali mengajaknya bekerja bareng di Ajax.

"Penunjukan Landzaat awalnya bersifat sementara. Ajax sedang aktif mencari direktur teknik, setelah itu mereka akan mulai mencari pelatih kepala baru. Jika pelatih kepala baru ini ingin membawa stafnya sendiri dan tidak melihat adanya peran untuk Landzaat, kontraknya dapat diputus," lanjut ESPN Nederland.

Menariknya, tawaran Ajax bukan hal baru bagi Landzaat. Pada Juni lalu, ia sempat diberi opsi untuk masuk staf pelatih di bawah John Heitinga. Namun kala itu ia memilih tetap mendampingi Kluivert demi ambisi membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia—misi yang akhirnya gagal.

Landzaat memang memiliki ikatan khusus dengan Ajax. Ia merupakan lulusan akademi klub berjuluk de Amsterdammers tersebut, sebelum sempat promosi ke tim utama pada musim 1995–1996. Meski hanya tampil dua kali, Ajax tetap menjadi klub yang membesarkan namanya.

Kini, setelah petualangannya bersama Timnas Indonesia berakhir, Landzaat kembali ke rumah lamanya untuk membuka babak baru dalam karier kepelatihannya.