Prediksi Timnas U22 Indonesia Vs Mali, Ruang Perbaikan bagi Garuda Muda

Timnas U22 Indonesia, Kadek Arel, Indra Sjafri, Timnas U22 Indonesia vs Mali, Prediksi Timnas U22 Indonesia Vs Mali, Ruang Perbaikan bagi Garuda Muda

Berikut adalah prediksi Timnas U22 Indonesia vs Mali yang akan bergulir pada Sealsa (18/11/2025).

Pertandingan Timnas U22 Indonesia vs Mali merupakan kesempatan kedua skuad Garuda Muda menghadapi negara Afrika yang tahun lalu bermain di Olimpiade Paris tersebut.

Pada pertandingan pertama, Timnas U22 Indonesia kalah dari Mali via skor 0-3 via gol Sekou Doucoure (5’), Wilson Samake (34’), dan Moulaye Haidara (90+1) di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Setidaknya, Garuda Muda secara statistik bisa mengimbangi tim yang diperkuat oleh bintang-bintang akademi Eropa tersebut.

Tembakan tepat sasaran tak berbeda jauh dengan Indonesia mencatatkan empat usaha tepat sasaran dan Mali tujuh yang tepat sasaran.

Indonesia mencatatkan 49 persen penguasaan bola berbanding 51 persen dari tim lawan.

Sementara, akurasi operan Garuda Muda 87 persen berbanding 82 persen dari tim tamu.

Berdasarkan pertemuan pertama tersebut, bek Timnas U22 Indonesia Kadek Arel menilai Mali punya dua aspek yang jadi kelebihan utama tim.

Timnas U22 Indonesia, Kadek Arel, Indra Sjafri, Timnas U22 Indonesia vs Mali, Prediksi Timnas U22 Indonesia Vs Mali, Ruang Perbaikan bagi Garuda Muda

Pemain belakang Timnas U22 Indonesia, Kadek Arel, kala berbicara kepada wartawan dalam sesi latihan di Stadion Madya, Senin (17/11/2025) jelang partai uji coba kedua melawan Mali.

"Kelebihan utama Mali itu di sektor kecepatan dan kolektivitas di pemain," ujar Kadek Arel, saat ditemui wartawan, Senin (17/11/2025).

"Karena saya lihat sangat efektif juga. Mungkin 7 tembakan dan berhasil mencetak gol 3, dan itu sangat baik menurut saya. Itu jadi kewaspadaan bagi kita," ujar Kadek.

Tatap Laga Kedua

Menurut bek Bali United tersebut, terdapat beberapa masalah yang jadi fokus dirinya dan rekan-rekannya di Timnas U22.

"Mulai dari komunikasi, jarak antar pemain, dan tentu finishing juga yang jadi masalah. Tentu di latihan sore ini kita akan perbaiki."

Prediksi untuk pertandingan kedua adalah Timnas U22 seharusnya tak mengubah komposisi terlalu banyak.

Hal ini sesuai dengan perkataan pelatih Indra Sjafri pada konferensi pers sebelum pertandingan pertama.

"Saya tidak akan banyak mengganti tim," ujar Indra ketika itu. "Dua laga ini dipakai untuk pemain-pemain yang akan dibawa ke SEA Games."

"Kita juga tak bisa banyak melakukan pergantian dan di dua laga hanya lima pergantian karena ini juga uji coba terakhir sebelum SEA Games."

Jeda laga ini juga akan menguji ketangguhan pemain dalam menghadapi jadwal padat SEA Games di mana fase grup hingga final akan dimainkan seluruhnya dalam rentang kurang dari dua pekan.

Pendekatan Sama dengan di Kamboja

Dalam hal ini, Indra mengutarakan bahwa ia memakai pendekatan sama seperti ketika memimpin Timnas U23 memenangkan medali emas SEA Games di Kamboja.

"Tim dokter dan fisio harus punya protokol sama seperti di Kamboja," ujarnya di kesempatan sama.

"Recovery tak bisa lambat. Di Kamboja tak ada pemain-pemain cedera kecuali lawan Thailand di final."

Alhasil, pemain inti di laga pertama bisa jadi kembali andalan di laga kedua.

Mereka yang turun pada babak kedua laga pertama seperti Toni Firmansyah dan Wigi Pratama bisa menjadi opsi pengganti di posisi starter.

Serangan-serangan dari sayap juga membuat Mali kerepotan dengan beberapa kali mereka tak bisa menghentikan penetrasi Doni Tri.

Ivar Jenner masih jadi pemain tak tergantikan di lini tengah Garuda Muda.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.