Deretan Pemain Timnas Indonesia Ini Ternyata Prajurit TNI, Nomor 1 Kesayangan STY

Striker Timnas Indonesia, Dimas Drajad, 1. Dimas Drajad, 2. Abduh Lestaluhu, 3. Ikhram Al Ghifari, 4. Iqbal Gwijangge, 5. Tegar Infantrie, 6. Manahati Lestusen, 7. Erwin Ramdani
Striker Timnas Indonesia, Dimas Drajad

 Di balik hingar bingar sepakbola Indonesia, ada kisah pengabdian yang jarang tersorot, kisah para pemain yang memilih menjalani dua peran sekaligus, menjadi pesepak bola profesional dan prajurit TNI.

Fenomena ini sempat menjadi sorotan ketika Arkhan Kaka, striker muda Timnas Indonesia U-20, resmi bergabung sebagai anggota TNI Angkatan Darat (AD). 

Rupanya, bukan cuma Arkhan. Sejumlah pemain Indonesia lainnya juga menempuh jalan serupa. Berikut daftar pesepak bola nasional yang menjalani profesi ganda sebagai atlet dan prajurit TNI:

1. Dimas Drajad

Striker Persib Bandung, Dimas Drajad (Dok 2024 Asian Football Confederation)

Penyerang Persib Bandung ini telah berkarier di dunia militer sejak 2015 ketika menempuh pendidikan di Rindam 03 Siliwangi, Bandung. Kini ia mengemban pangkat sersan dua di TNI AD. Meski memiliki tugas tambahan di militer, performanya di lapangan tetap konsisten dan tidak terganggu.

Dimas merupakan salah satu striker lokal kesayangan Shin Tae-yong (STY) saat masih melatih Timnas Indonesia. Bersama pelatih asal Korea Selatan itu, Dimas tercatat beberapa kali menjadi starter dan sering mendapatkan panggilan Timnas. 

2. Abduh Lestaluhu

Bek Tira Persikabo, Abduh Lestaluhu, 1. Dimas Drajad, 2. Abduh Lestaluhu, 3. Ikhram Al Ghifari, 4. Iqbal Gwijangge, 5. Tegar Infantrie, 6. Manahati Lestusen, 7. Erwin Ramdani

Bek Tira Persikabo, Abduh Lestaluhu

Bek kiri yang malang melintang di timnas dari junior hingga senior ini juga merupakan prajurit TNI AD. Energi dan kedisiplinannya di lapangan sering disebut sebagai refleksi dari latar belakang militernya.

3. Ikhram Al Ghifari

1. Dimas Drajad, 2. Abduh Lestaluhu, 3. Ikhram Al Ghifari, 4. Iqbal Gwijangge, 5. Tegar Infantrie, 6. Manahati Lestusen, 7. Erwin Ramdani

Kiper muda Timnas U-17 ini memperlihatkan dedikasi ganda sejak usia muda. Ia resmi dilantik menjadi anggota TNI AD dengan pangkat sersan dua. Langkahnya membuktikan bahwa karier atlet bisa berjalan paralel dengan pengabdian negara.

4. Iqbal Gwijangge

Pelatih Timnas Indonesia U-16 Bima Sakti dan kapten tim Iqbal Gwijangge, 1. Dimas Drajad, 2. Abduh Lestaluhu, 3. Ikhram Al Ghifari, 4. Iqbal Gwijangge, 5. Tegar Infantrie, 6. Manahati Lestusen, 7. Erwin Ramdani

Pelatih Timnas Indonesia U-16 Bima Sakti dan kapten tim Iqbal Gwijangge

Kapten karismatik Timnas U-17 ini juga memilih bergabung dengan TNI AD melalui program khusus atlet. Ia beberapa kali terlibat dalam kegiatan militer, termasuk pendidikan bintara.

5. Tegar Infantrie

1. Dimas Drajad, 2. Abduh Lestaluhu, 3. Ikhram Al Ghifari, 4. Iqbal Gwijangge, 5. Tegar Infantrie, 6. Manahati Lestusen, 7. Erwin Ramdani

Gelandang berusia 24 tahun ini merupakan anggota TNI Angkatan Udara sejak 2021. Tegar mendaftar di Lanud Adi Soemarmo, Karanganyar, dan tetap aktif menjalankan tanggung jawabnya meski berkarier profesional di sepak bola.

6. Manahati Lestusen

Pemain Timnas Indonesia, Manahati Lestusen, usai cetak gol, 1. Dimas Drajad, 2. Abduh Lestaluhu, 3. Ikhram Al Ghifari, 4. Iqbal Gwijangge, 5. Tegar Infantrie, 6. Manahati Lestusen, 7. Erwin Ramdani

Pemain Timnas Indonesia, Manahati Lestusen, usai cetak gol

Pemain Malut United ini juga tercatat sebagai anggota TNI AD. Ia sempat tampil membela PSAD di Piala Panglima TNI 2023. Loyalitasnya pada dua profesi membuatnya menjadi teladan bagi banyak pesepak bola muda.

7. Erwin Ramdani

Erwin Ramdani, 1. Dimas Drajad, 2. Abduh Lestaluhu, 3. Ikhram Al Ghifari, 4. Iqbal Gwijangge, 5. Tegar Infantrie, 6. Manahati Lestusen, 7. Erwin Ramdani

Erwin Ramdani

Eks pemain Persib Bandung yang kini membela Nusantara United ini sudah lama dikenal sebagai prajurit TNI. Pada 2015 ia pernah membela PS TNI, memperlihatkan konsistensi pengabdiannya di dalam dan luar lapangan.

Menyeimbangkan tugas sebagai anggota TNI dengan karier di sepak bola tentu bukan perjalanan mudah. Namun para pemain ini berhasil menunjukkan bahwa kedua dunia tersebut dapat berjalan beriringan.