PSSI Dalami Lima Calon Pelatih Baru Timnas Indonesia, Sumardji: Sudah Masuk Tahap Finalisasi
PSSI mulai memasuki fase krusial dalam proses menentukan pelatih baru Timnas Indonesia. Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada lima nama kandidat yang tengah didalami secara serius oleh federasi.
“Lima itulah yang sedang kami dalami. Tadi juga saya berbicara sama Alex barusan di diskusi berkaitan dengan itu. Tinggal proses pendalamannya tinggal nanti bagaimana proses selanjutnya,” ujar Sumardji saat menghadiri latihan resmi tim di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin, menjelang laga kedua melawan Mali U-22 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin 17 November 2025 dikutip Antara.
Ia menegaskan bahwa dari lima nama tersebut, hanya satu yang nantinya dipilih melalui tahapan sesuai mekanisme internal PSSI. Menurutnya, proses pemilihan sudah berjalan sesuai prosedur dan kini tinggal menunggu tindak lanjut.
“Dari kelima itu pasti akan dipilih satu. Kembali itu, nanti semuanya melalui mekanisme yang benar,” kata dia.
Pemain Timnas Indonesia
Sumardji menjelaskan bahwa Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, telah memberikan arahan untuk menjalankan proses pendalaman secara komprehensif dan hati-hati. Ia menyebut bahwa mekanisme penilaian sudah ada, namun tidak perlu disampaikan secara terbuka.
“Mekanismenya sudah ada dan saya tidak perlu sampaikan. Jadi intinya nanti akan di-notes langsung oleh Ketua Umum. PSSI akan di-notes langsung. Yang penting tugas saya bersama dengan Alex sudah final. Tinggal kita menindaklanjuti selanjutnya,” tuturnya.
Ketika ditanya apakah Desember mendatang Timnas Indonesia akan sudah memiliki pelatih baru, Sumardji memilih tidak memberi batas waktu. Ia meminta publik menunggu proses berjalan.
“Ya tunggu prosesnya inilah. Sudah jangan terlalu dikerucutkan,” katanya.
Ia juga enggan mengungkapkan lima nama calon pelatih tersebut. “Tidak, saya tidak bahas soal terlalu panjang. Tunggu perkembangannya,” ujar dia singkat.
Beberapa nama memang telah beredar di publik, termasuk mantan pelatih Timnas Uzbekistan, Timur Kapadze. Namun, isu tersebut langsung ditanggapi Wakil Ketua Umum PSSI 1, Zainudin Amali. Ia menilai rumor itu muncul sebagai bentuk aspirasi dari suporter semata, bukan informasi resmi dari federasi.
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI sekaligus Menpora RI, Erick Thohir, telah memberi bocoran mengenai calon pelatih pengganti Patrick Kluivert. Dalam sebuah tayangan YouTube, Erick menyebut PSSI kini memegang lima nama yang berasal dari tiga hingga empat negara.
“Sudah ada lima nama, tapi kami harus godok lagi,” ujar Erick beberapa waktu lalu.
Erick menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan sangat hati-hati karena tidak semua pelatih yang menjadi kandidat bisa tersedia. Lima nama tersebut, menurut Erick, baru sebatas harapan yang masih harus dibahas lebih lanjut bersama PSSI dan pihak pemerintah.
Ia juga membeberkan agenda padat Timnas Indonesia pada kalender FIFA 2025 hingga 2026, mulai dari FIFA Matchday November 2025 hingga rangkaian agenda besar pada Maret, Juni, September, Oktober, dan November 2026.
Momentum tersebut, kata Erick, akan menjadi kesempatan untuk mematangkan pembinaan dan menyiapkan arah baru Timnas Indonesia setelah kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Erick turut mengingatkan publik bahwa pada proses seleksi pelatih sebelumnya, PSSI sempat menyaring 10 nama pelatih top dunia saat mencari pengganti Shin Tae-yong. Namun, lima di antaranya tidak bersedia bergabung.
“Dari sepuluh nama itu, lima tidak bersedia. Sekarang tinggal lima. Nah, bagaimana kalau lima-limanya tidak mau? Kami perlu waktu dan kesabaran,” ungkapnya.
Ia menegaskan tidak ingin membuka identitas lima calon pelatih saat ini sebelum ada kepastian. Menurutnya, menyebut nama atau negara asal calon sebelum finalisasi justru berisiko.
“Kalau saya sebut nama atau negaranya, tiba-tiba dia tidak mau, ya malu juga. Tapi yang pasti, asalnya dari tiga sampai empat negara,” tutup Erick.