Pengakuan Indra Sjafri Usai Timnas Indonesia U-22 Dibantai Mali
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, buka suara usai pasukannya menelan kekalahan dari Mali dalam laga uji coba di Stadion Pakansari, Sabtu, 15 November 2025.
Hasil tersebut jelas mengecewakan, namun Indra menegaskan performa Dony Tri Pamungkas dan rekan-rekan sebenarnya tidak sepenuhnya buruk.
"Oke, pertama tentu dari hasil, dari goal yang terjadi, tentu kita nggak puas. Tapi kami dalam hal ini ada beberapa hal positif yang kita lakukan. Dan secara keseluruhan pun tim saya pikir nggak terlalu bermain jelek," kata Indra.
Skuad Garuda Muda dianggap tampil cukup berani meladeni permainan fisik dan cepat ala The Eagles. Namun, kesalahan kecil kembali menjadi momok yang membuat Indonesia harus gigit jari.
"Nah memang ada kesalahan, satu goal dari set piece. Saya pikir itu bisa diatasi sebenarnya. Dan juga ada kakang yang waktu directing dia diambil sekali terus dan langsung," ucapnya melanjutkan.
Indra tak menampik kualitas Mali menjadi pembeda. Lawan mampu menghukum setiap kelengahan yang dilakukan anak asuhnya.
"Memang kalau kita lawan dengan lawan yang kualitas kayak Mali, kesalahan sedikit pun pasti kita akan, apa namanya, akan berdampak yang tak baik untuk kita," ujar mantan pemain PSP Padang itu.
Meski begitu, Indra menegaskan kekalahan ini tidak membuatnya panik. Ia justru melihat banyak pekerjaan rumah yang harus segera dibereskan sebelum tampil di SEA Games 2025 pada Desember mendatang.
"Yang jelas kami dari pertandingan yang kami lakoni malam ini memang banyak hal yang harus kita perbaiki untuk menuju ke SEA Games nanti. Dan juga gak bisa dibandingkan, nanti kan kualitasnya yang kita hadapi di SEA Games kan gak seperti ini."
Ia menambahkan bahwa respons pemain terhadap tekanan lawan masih belum ideal dan harus ditingkatkan dalam waktu dekat.
"Yang penting, dari tim yang kita lawan yang kualitasnya memang bagus. Ada beberapa hal yang respon dari kita enggak tepat begitu. Nah itunya yang harus kami perbaiki," jelas Indra.