Bos Sassuolo Puas Rekrut Jay Idzes, Pengorbanan Kapten Timnas Indonesia Bikin Takjub

Jay Idzes memperkua Sassuolo vs Lazio
Jay Idzes memperkua Sassuolo vs Lazio

 Direktur Olahraga Sassuolo, Francesco Palmieri, merasa puas dengan keputusan klub merekrut Jay Idzes dari Venezia. Ia menyebut langkah itu bukan sekadar pembelian pemain, tapi investasi jangka panjang yang kini mulai menunjukkan hasil nyata.

Palmieri menilai duet Jay Idzes dan Tarik Muharemovic telah menjadi tembok kokoh di jantung pertahanan I Neroverdi. Buktinya terlihat pada pekan ke-11 Serie A 2025/2026 saat Sassuolo menumbangkan Atalanta 3-0 di Stadion Gewiss, Minggu 9 November 2025.

Kemenangan telak itu menjadi bukti solidnya lini belakang Sassuolo. Jay Idzes, bek Timnas Indonesia, tampil luar biasa sepanjang laga. Ia bahkan melakukan aksi heroik di menit ke-8 dengan menahan tembakan keras Ademola Lookman menggunakan wajahnya.

Aksi berani itu membuat media lokal, Sassuolo News, menjuluki penyelamatan Idzes “setara dengan mencetak gol.”

“Dia benar-benar berkorban demi tim. Mentalitas seperti ini yang membuat pertahanan kami semakin tangguh,” tulis media tersebut.

Tak hanya Idzes, Tarik Muharemovic juga tampil impresif. Kombinasi keduanya membuat Sassuolo mencatat tiga kemenangan beruntun tanpa kebobolan melawan Lazio (1-0), Verona (1-0), dan Atalanta (3-0).

Palmieri pun memuji performa kedua bek muda itu. “Mereka memulai musim dengan luar biasa. Keduanya adalah pemain penting dan menjadi fondasi masa depan Sassuolo,” ujar Palmieri kepada TuttoMercatoWeb saat menghadiri acara Gran Gala del Calcio ke-14.

“Kami melakukan investasi besar untuk membangun tim yang kompetitif. Saya yakin Idzes dan Muharemovic akan menjadi kekuatan utama pertahanan kami dalam beberapa musim ke depan,” tambahnya.

Jay Idzes direkrut Sassuolo dari Venezia dengan mahar 8 juta euro atau sekitar Rp155 miliar. Nilai itu menjadikannya pembelian termahal klub pada bursa transfer musim panas 2025.

Sementara Muharemovic didatangkan dari Juventus Next Gen seharga 3 juta euro.

Palmieri menegaskan keduanya bukan sekadar pengisi skuad, melainkan calon pemimpin di lini belakang Sassuolo di bawah arahan pelatih Fabio Grosso.

“Kami membangun masa depan dengan pemain yang punya karakter kuat. Jay dan Tarik adalah bagian penting dari proyek jangka panjang kami,” tutup