Mike Rajasa Tampil Berani, Beri Rasa Aman untuk Timnas U17 Indonesia

Mike Rajasa, Timnas U17 Indonesia, Piala Dunia U17 2025, Honduras, timnas u17 Indonesia, Timnas U17 Indonesia vs Honduras, mike rajasa debut, Hasil Timnas U17 Indonesia vs Honduras, Skor Timnas U17 Indonesia vs Honduras, Indonesia vs Honduras, Mike Rajasa Tampil Berani, Beri Rasa Aman untuk Timnas U17 Indonesia

Di balik kemenangan bersejarah timnas U17 Indonesia pada laga Grup H Piala Dunia U17 2025 atas Honduras, terselip satu nama yang mencuri perhatian, yakni Mike Rajasa.

Mike Rajasa adalah penjaga gawang muda yang baru menjalani debut bersama Timnas U17 Indonesia di ajang Piala Dunia U17 2025.

Dalam partai perdananya, Mike Rajasa Hoppenbrouwers mampu bermain menawan dengan beberapa penyelamatan krusial.

Kiper yang dibina FC Utrecht itu menampilkan ketenangan di bawah tekanan.

Pengamat sepak bola nasional, Rizal Pahlevi, menyebut penampilan penjaga gawang kelahiran Belanda itu sebagai simbol dari lahirnya generasi baru Garuda Asia yang berani dan penuh percaya diri.

“Para pemain juga menunjukkan respons yang sangat baik, beberapa nama yang baru diturunkan, salah satunya seperti Mike penjaga gawang timnas U17. Menurut saya ini game perdananya yang cukup impresif karena memberi ketenangan,” tutur pengamat yang biasa disapa Rizal itu kepada Kompas.com.

Mike Rajasa Tampil Sigap

Penjaga gawang kelahiran Belanda tersebut menunjukkan refleks cepat dan keberanian luar biasa menghadapi serangan Honduras.

Ia cukup sigap dengan melakukan dua penyelamatan penting dari tembakan on target Honduras.

Selain itu, ia juga mencatatkan 1 high claim (menangkap bola udara) dan 1 kali tinjuan untuk mengamankan area gawangnya.

Namun, debut kompetitifnya bersama Timnas U17 Indonesia sedikit ternoda oleh satu gol kebobolan yang berasal dari titik penalti.

“Beberapa save-nya mampu dilakukan dengan sangat berani, jadi menurut saya layak diapresiasi karena bukan hal mudah bisa diterjunkan di laga sekrusial ini. Tapi dia bisa menjalankan dengan baik,” imbuhnya.

Rizal Pahlevi menilai performa Mike Rajasa membuka peluang persaingan sehat di posisi penjaga gawang bersama Dafa Algasemi, yang sudah dimainkan di dua laga sebelumnya melawan Zambia dan Brasil.

“Jadi saya rasa ada persaingan kompetitif antara Mike dan Dafa,” katanya.

Mike Rajasa, Timnas U17 Indonesia, Piala Dunia U17 2025, Honduras, timnas u17 Indonesia, Timnas U17 Indonesia vs Honduras, mike rajasa debut, Hasil Timnas U17 Indonesia vs Honduras, Skor Timnas U17 Indonesia vs Honduras, Indonesia vs Honduras, Mike Rajasa Tampil Berani, Beri Rasa Aman untuk Timnas U17 Indonesia

Skuad Timnas U17 Indonesia berfoto sebelum bertanding melawan Timnas Brasil pada laga Grup H Piala Dunia U17 di Lapangan 7 Aspire Zone, Doha, Qatar, Jumat (7/11/2025).

Selain memuji sektor penjaga gawang, Rizal juga menilai lini belakang dan depan Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan. Pemain disebut mampu bermain lebih tenang dan matang dari sebelumnya.

“Lini belakang saya rasa sudah melakukan dengan baik. Kebobolan satu dari kotak penalti, saya rasa kita mampu menghindar dari peluang-peluang berbahaya,” ujar Rizal Pahlevi.

Lini Depan Timnas U17 Indonesia Ngotot

Sementara itu, di lini depan, semangat juang dan rasa ngotot tetap terjaga meski tekanan besar datang dari lawan.

“Sejauh ini lini belakang oke dan lini depan ada perkembangan karena ada rasa ngototnya tetap ada dibandingkan lawan sebelumnya. Lawan Brasil kita tidak mencetak gol tetapi ada rasa ngotot dan keinginan untuk bisa menekan,” sambungnya.

Baginya, kemenangan di laga terakhir babak penyisihan Grup H Piala Dunia U17 2025 melawan Honduras bukan hanya soal angka di papan skor.

Laga tersebut menjadi pelajaran berharga untuk menumbuhkan karakter, kedewasaan, dan keberanian di level internasional.

Hasil saat melawan Honduras merupakan kemenangan pertama Timnas U17 Indonesia di ajang Piala Dunia U17.

“Dalam game ini bisa lebih baik dan hasil positif untuk timnas U17 Indonesia. Harapannya laga ini menjadi pembelajaran berharga dan kita bisa terus berkontribusi di ajang turnamen seperti ini,” pungkas pengamat dari Jakarta itu.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.