Hujan 24 Tembakan dan Malam Historis Timnas U17 Indonesia di Qatar
Timnas U17 Indonesia menekan dan menghujani Honduras dengan 24 tembakan. Kemenangan bersejarah di Piala Dunia U17 pun tercipta di Qatar.
Timnas U17 Indonesia menampilkan permainan agresif dalam laga pamungkas Grup H Piala Dunia U17 2025 kontra Honduras.
Pertandingan Timnas U17 Indonesia vs Honduras digelar di Lapangan 2 Aspire Zone, Doha, Qatar, Senin (10/11/2025).
Timnas U17 Indonesia menang dengan skor 2-1 atas Honduras. Kemenangan Garuda Asia dipastikan melalui gol Evandra Florasta (52' pen.) dan Fadly Alberto Hengga (72').
Di sisi lain, Honduras hanya bisa sekali memproduksi gol balasan melalui tendangan Luis Suazo dari titik 12 pas.
"Puji Tuhan saya sampaikan karena sekali lagi saya bersyukur berada di situasi ini, di mana saya bisa mengawal pemain-pemain muda ini untuk terus menjalani prosesnya di Piala Dunia ini," kata pelatih Timnas U17 Indonesia, Nova Arianto, usai pertandingan, dilansir dari Antara.
“Dan saya bersyukur mereka bisa membuat sebuah sejarah baru ya. Sejarah baru bagaimana kita bisa menang di ajang Piala Dunia (U17),” tutur pria asal Semarang.
Ya, kemenangan atas Honduras merupakan sejarah baru bagi Timnas U17 Indonesia. Inilah kali pertama Timnas U17 Indonesia menuai kemenangan di ajang Piala Dunia U17.
Sebelumnya, dalam debut partisipasi di Piala Dunia U17 2023, Indonesia yang bertindak sebagai tuan rumah, tak bisa menorehkan kemenangan.
Kala itu, dalam tiga laga fase grup, Garuda Asia menuai dua hasil imbang dan menelan sebuah kekalahan.
Qatar pun sekali lagi jadi saksi Indonesia menuliskan sejarah baru. Patut dicatat, pada 2024 silam di Qatar, Timnas U23 Indonesia arahan Shin Tae-yong juga mencetak pencapaian historis dengan menembus semifinal Piala Asia U23 2024 dalam debut partisipasi.
Kini, Timnas U17 Indonesia patut berbangga karena mereka menuliskan kisah historis ini dengan penampilan meyakinkan.
Ketika mengalahkan Honduras, Timnas U17 Indonesia tampil dominan sejak awal laga.
Laporan resmi pertandingan yang dirilis FIFA mencatat anak asuh Nova Arianto memproduksi 24 tembakan.
Pemain Timnas U17 Indonesia, Mierza Firjatullah (kiri), berusaha melewati hadangan pemain Timnas U17 Honduras Darell Yasiel Oliva Garcia (kanan) pada laga Grup H Piala Dunia U17 2025 di Lapangan 2 Aspire Zone, Doha, Qatar, Senin (10/11/2025). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/YU
Evandra dan Mierza "Teror" Honduras
Dari sekian banyak upaya itu, tercatat ada sembilan yang mengarah tepat ke sasaran.
Evandra Florasta dan Mierza Firjatullah menjadi pemain Timnas U17 Indonesia yang paling rajin merepotkan pertahanan Honduras.
Kedua pemain tersebut sama-sama melakukan lima percobaan mencetak gol, dengan dua di antaranya mengarah ke gawang.
Bahkan, Mathew Baker yang berposisi sebagai pemain belakang bisa membuat empat ancaman, satu di antaranya on target.
Penampilan meyakinkan Timnas U17 Indonesia di partai terakhir Grup H boleh memberikan optimisme buat penggemar di Tanah Air.
Kendati demikian, Nova Arianto mewanti-wanti bahwa proses belajar belum usai.
"Saya minta pemain jangan berhenti di sini karena sekali lagi mereka habis ini akan naik kelas, dan harapannya mereka terus berkembang dan mereka mendapatkan pengalaman yang baik selama di Piala Dunia dan itu yang akan mereka bawa nanti di level di atas," tutur Nova.
Kemenangan atas Honduras menempatkan Timnas U17 Indonesia di peringkat tiga klasemen akhir Grup H, berkat raihan tiga angka.
Timnas U17 Indonesia masih punya kans lolos ke 32 besar via jalur peringkat tiga terbaik. Cuma, peluang Garuda Asia melaju sangat tipis karena mesti bergantung dengan hasil-hasil di grup lain.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.