Fadli Zon Sebut Soeharto, Gus Dur dan Marsinah Penuhi Persyaratan jadi Pahlawan Nasional

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon

 Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, Tanda Kehormatan, Fadli Zon menjelaskan bahwa Soeharto telah memenuhi syarat untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional.

Hal tersebut menjawab polemik pemberian gelar pahlawan nasional terhadap Soeharto yang menuai banyak pro dan kontra di kalangan publik.

Ia menyebut kategori pemenuhan syarat ini tak hanya dilakukan oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK). Melainkan dari sejarawan, akademisi hingga tokoh agama juga terlibat dalam proses penyaringan nama-nama yang diusulkan menjadi pahlawan nasional.

Prediksi dan Pesan Soeharto Tentang Indonesia Jadi Kenyataan

"Yang mengatakan memenuhi syarat itu bukan hanya dari GTK. Dari kabupaten, kota, dari provinsi, dari TP2GP (Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Tingkat Pusat) yang di dalamnya juga, di dalam TP2GP juga akan ada sejarawan, ada macam-macam tuh orang-orangnya di dalam itu, ada sejarawan, ada tokoh agama, ada akademisi, ada aktivis, ya, kemudian di Kementerian Sosial dibawa ke kami. Jadi memenuhi syarat dari bawah," kata Fadli Zon di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu, 5 November 2025.

"Dari beberapa layer itu sudah memenuhi syarat. Enggak ada masalah dan itu datangnya dari masyarakat juga," sambungnya.

Ia menjelaskan bahwa nama-nama calon itu telah melewati tahapan pengusulan dan pengkajian. Seperti, diuji secara akademik hingga ilmiah.

"Jadi, tidak ada yang tidak memenuhi syarat. Perjuangannya semuanya jelas, latar belakang, riwayat hidupnya, dan sudah diuji secara akademik, secara ilmiah ya, riwayat perjuangannya ini telah diteliti dengan seksama melalui beberapa layer, beberapa tahap. Nanti kita melihat ya perkembangannya," ujar Fadli Zon

Lebih lanjut, Fadli Zon menjelaskan bahwa jumlah usulan nama pahlawan nasional bertambah menjadi 49. Ia mengatakan penambahan ini berasal dari usulan sebelumnya.

"Ada 40 nama calon pahlawan nasional yang dianggap telah memenuhi syarat dan ada sembilan nama yang merupakan bawaan, carry over, dari yang sebelumnya. Jadi totalnya ada 49 nama," kata Fadli.

Ia menyebut dari jumlah itu, 24 diantaranya masuk ke dalam prioritas. 

Gus Dur

Gus Dur

"Dan sekarang tentu karena kita juga mendekati Hari Pahlawan, kita telah menyampaikan ada 24 nama dari 49 itu yang menurut, Dewan GTK memerlukan, telah diseleksi mungkin bisa menjadi prioritas," ujarnya.

Selain Soeharto, ada nama Gus Dur dan Marsinah yang juga masuk dalam daftar dan memenuhi syarat sebagai calon penerima gelar pahlawan nasional. 

"Itu juga termasuk yang kita seleksi ya, semuanya saya kira memenuhi syarat juga. Kan perjuangan buruh, perjuangan menginspirasi juga ya yang saya kira soal perjuangan untuk kesejahteraan buruh, hak-hak buruh, dan lain-lain," pungkasnya.