Top 40+ Tokoh yang Diusulkan Mensos Jadi Pahlawan Nasional: Gus Dur, Soeharto, hingga Marsinah
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengusulkan 40 nama tokoh untuk memperoleh gelar pahlawan nasional.
Pengusulan disampaikan langsung kepada Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) Fadli Zon.
Beberapa nama yang masuk daftar calon pahlawan nasional antara lain Presiden ke-2 RI Soeharto, Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, serta aktivis buruh Marsinah.
“Beberapa nama di antaranya kemarin sudah saya sampaikan ada Presiden Abdurrahman Wahid, ada Presiden Soeharto, juga ada pejuang buruh Marsinah, dan ada beberapa tokoh-tokoh juga dari berbagai provinsi yang ada di Indonesia,” ujar Gus Ipul di Kantor Kemensos, Jakarta, seperti dikutip Kompas.com, Kamis (23/10/2025).
Gus Ipul menjelaskan, daftar 40 nama tokoh tersebut diserahkan setelah melalui proses panjang sebelum berakhir di Dewan Gelar.
Setiap calon pahlawan nasional dievaluasi secara mendalam untuk memastikan memenuhi syarat formal.
“Karena memang sebelumnya harus diproses lewat kabupaten kota bersama masyarakat setempat, ahli sejarah, dan juga tentu ada bukti-bukti yang menyertai dari proses itu,” ujarnya.
“Kemudian dibawa ke tingkat provinsi, di tingkat provinsi dibawa ke Kementerian Sosial. Setelah lewat Kementerian Sosial diproses lagi baru naik ke Dewan Gelar,” tambah Gus Ipul.
Mensos menegaskan, sebagian besar nama dalam daftar ini merupakan hasil pembahasan dari tahun-tahun sebelumnya.
nama yang memenuhi syarat formil akan diteruskan ke Dewan Gelar, yang berwenang menentukan siapa yang akan diajukan kepada Presiden.
“Nama-nama yang telah memenuhi syarat formil akan diteruskan ke Dewan Gelar. Keputusan akhir sepenuhnya ada pada Dewan Gelar untuk menentukan siapa yang akan diajukan kepada Presiden,” terangnya, seperti dikutip Antara, Kamis (23/10/2025).
Menyikapi perbedaan pendapat masyarakat terkait daftar calon pahlawan nasional, Mensos menilai hal itu merupakan dinamika sehat dalam penilaian ketokohan.
“Kita menghargai semua pendapat, tapi yang menjadi pedoman utama tetap pada syarat formil dan ketentuan pengusulan dari tiap provinsi,” pungkas Gus Ipul.
Beberapa nama dalam daftar calon pahlawan nasional ini telah diusulkan sejak lama, bahkan ada yang diajukan sejak 2010.
Daftar nama usulan baru dan usulan sebelumnya
Ilustrasi pengusulan Soeharto, Gus Dur, dan Marsinah sebagai pahlawan nasional. 40 Nama Tokoh yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Ada Marsinah hingga Soeharto
Usulan baru 2025
- KH. Muhammad Yusuf Hasyim – Jawa Timur
- Demmatande – Sulawesi Barat
- KH. Abbas Abdul Jamil – Jawa Barat
- Marsinah – Jawa Timur
Usulan tunda 2010-2024
- Hajjah Rahmah El Yunusiyyah - Sumatera Barat - diusulkan tahun 2011
- Abdoel Moethalib Sangadji - Maluku - diusulkan tahun 2023
- Jenderal TNI (Purn) Ali Sadikin - DKI Jakarta - diusulkan tahun 2010
- Letnan Kolonel (Anumerta) Charles Choesj Taulu - Sulawesi Utara - diusulkan tahun 2023
- Mr. Gele Harun - Lampung - diusulkan tahun 2023
- Letkol Moch. Sroedji - Jawa Timur - diusulkan tahun 2019
- Prof. Dr. Aloei Saboe - Gorontalo - diusulkan tahun 2021
- Letjen TNI (Purn) Bambang Sugeng - Jawa Tengah - diusulkan tahun 2010
- Mahmud Marzuki - Riau - diusulkan tahun 2022
- Letkol TNI (Purn) Teuku Abdul Hamid Azwar - Aceh - diusulkan tahun 2021
- Drs. Franciscus Xaverius Seda - Nusa Tenggara Timur - diusulkan tahun 2012
- Andi Makkasau Parenrengi Lawawo - Sulawesi Selatan - diusulkan tahun 2010
- Tuan Rondahaim Saragih - Sumatera Utara - diusulkan tahun 2020
- Marsekal TNI (Purn) R. Suryadi Suryadarma - Jawa Barat - diusulkan tahun 2024
- K.H. Wasyid - Banten - diusulkan tahun 2024
- Mayjen TNI (Purn) dr. Roebiono Kertopati - Jawa Tengah - diusulkan tahun 2024
Usulan memenuhi syarat diajukan kembali (2011–2023)
- Syaikhona Muhammad Kholil - Jawa Timur - diusulkan tahun 2021
- K.H. Abdurrahman Wahid - Jawa Timur - diusulkan tahun 2010
- H.M. Soeharto - Jawa Tengah - diusulkan tahun 2010
- K.H. Bisri Syansuri - Jawa Timur - diusulkan tahun 2020
- Sultan Muhammad Salahuddin - Nusa Tenggara Barat - diusulkan tahun 2012
- Jenderal TNI (Purn) M. Jusuf - Sulawesi Selatan - diusulkan tahun 2010
- H.B. Jassin - Gorontalo - diusulkan tahun 2022
- Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja - Jawa Barat - diusulkan tahun 2022
- M. Ali Sastroamidjojo - Jawa Timur - diusulkan tahun 2023
- dr. Kariadi - Jawa Tengah - diusulkan tahun 2020
- R.M. Bambang Soeprapto Dipokoesoemo - Jawa Tengah - diusulkan tahun 2023
- Basoeki Probowinoto - Jawa Tengah - diusulkan tahun 2023
- Raden Soeprapto - Jawa Tengah - diusulkan tahun 2010
- Mochamad Moeffreni Moe'min - DKI Jakarta - diusulkan tahun 2018
- K.H. Sholeh Iskandar - Jawa Barat - diusulkan tahun 2023
- Syekh Sulaiman Ar-Rasuli - Sumatera Barat - diusulkan tahun 2022
- Zainal Abidin Syah - Maluku Utara - diusulkan tahun 2021
- Prof. Dr. Gerrit Augustinus Siwabessy - Maluku - diusulkan tahun 2021
- Chatib Sulaiman - Sumatera Barat - diusulkan tahun 2023
- Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri - Sulawesi Tengah - diusulkan tahun 2010