Dicoret Kluivert dari Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri Bersinar di Dewa United
Egy Maulana Vikri kembali membuktikan bahwa dirinya belum habis. Pemain berusia 25 tahun itu tampil menggila bersama Dewa United dan sukses menjadi bintang kemenangan telak atas Tainan City di ajang AFC Challenge League 2025–2026.
Bertanding di Indomilk Arena, Tangerang, Rabu 29 Oktober 2025, tim berjuluk Banten Warriors tampil trengginas dengan membungkam wakil Taiwan itu empat gol tanpa balas.
Empat gol kemenangan Dewa United dicetak oleh Alexis Messidoro (2 gol), Egy Maulana Vikri, dan Privat Mbarga.
Kemenangan tersebut mengantarkan skuad Jan Olde Riekerink memuncaki klasemen sementara Grup E dengan empat poin dari dua laga, unggul selisih gol atas Phnom Penh Crown di posisi kedua.
Sorotan utama jelas tertuju pada aksi Egy. Ia tampil menawan sejak menit awal, memanjakan penonton dengan kelincahan dan dribelnya yang tajam. Tak heran, beberapa penggemar bahkan menyebut gaya mainnya mengingatkan pada Lionel Messi versi Indonesia.
Egy tak hanya mencetak satu gol, tetapi juga mencatat dua assist brilian. Catatan itu membuatnya kini telah mengoleksi dua gol dan tiga assist di semua kompetisi musim ini.
Performa impresif ini menegaskan bahwa Egy masih layak bersaing di level tertinggi sepak bola Asia Tenggara. Ia kini menjadi salah satu pemain paling produktif di skuad Dewa United bersama Messidoro dan Privat Mbarga.
Ledakan performa Egy juga menjadi sindiran keras bagi mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
Seperti diketahui, Egy sempat dicoret dari skuad Garuda pada ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kala itu, Kluivert tidak memberikan kesempatan tampil kepada Egy, bahkan namanya sempat absen dari daftar pemain saat melawan Arab Saudi dan Irak.
Keputusan tersebut menuai pro dan kontra di kalangan suporter, apalagi performa Egy di level klub mulai menanjak. Kini, dengan performa gemilangnya bersama Dewa United, banyak pihak menilai keputusan Kluivert mencoretnya merupakan kesalahan besar.
Kemenangan atas Tainan City menjadi momen penting bagi Dewa United sekaligus pembuktian pribadi bagi Egy. Klub asal Banten itu kini menunjukkan ambisi besar untuk melangkah jauh di AFC Challenge League, sementara Egy mulai menegaskan eksistensinya sebagai salah satu winger terbaik Indonesia.
Dengan usia yang masih 25 tahun, Egy masih punya waktu panjang untuk bersinar, dan mungkin saja, tiket kembali ke Timnas Indonesia kini hanya tinggal menunggu waktu.