Ricky Kambuaya Kini Fokus di Dewa United Usai Timnas Indonesia Tersingkir
Gelandang Timnas Indonesia dan pemain Dewa United, Ricky Kambuaya, mengungkapkan kondisi mentalnya sempat terganggu setelah tim Garuda gagal melaju ke Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia harus tersingkir di putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia setelah menelan dua kekalahan beruntun dari Arab Saudi dan Irak dengan skor 2-3 dan 0-1.
Kekalahan tersebut membuat skuad asuhan Shin Tae-yong finis di posisi terbawah grup B tanpa mengantongi satu poin pun.
Ricky Kambuaya mengaku hasil ini membuat seluruh pemain merasa kecewa dan terpukul karena perjuangan panjang mereka harus berakhir tanpa hasil.
“Setelah Arab Saudi (tampil di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia) tentunya kita semua kecewa dengan hasil itu,” ujar Ricky Kambuaya dalam konferensi pers jelang laga Dewa United vs Phnom Penh Crown di AFC Challenge League, Sabtu (25/10/2025).
Ia tidak menutupi bahwa kegagalan itu sempat memengaruhi kondisi psikisnya.
“Saya juga secara mental pasti terganggu,” ucap mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut.
Bangkit Bersama Dewa United
Meski kecewa, Ricky Kambuaya berusaha bangkit setelah kembali ke klubnya, Dewa United.
Ia menyebut pengalaman di Timnas Indonesia menjadi pelajaran penting untuk memperkuat mental dalam menghadapi tantangan berikutnya.
Kini, gelandang 28 tahun itu fokus membantu Dewa United tampil di dua ajang sekaligus, yakni Super League dan AFC Challenge League 2025-2026.
Persib Bandung akhirnya kalah di Liga 1 2024-2025 setelah lalui 18 laga unbeaten. Gelandang Dewa United Ricky Kambuaya buat pemain Persib Tyronne del Pino terkapar pada pekan ke-19 Liga 1 2024-2025, Jumat (17/1/2025) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Tim berjuluk Tangsel Warriors tersebut akan memulai perjalanan di kompetisi antarklub Asia melawan Phnom Penh Crown di Stadion Indomilk Arena, Minggu (26/10/2025).
“Tapi, terlepas dari itu, saya kembali bersama tim Dewa dan dapat dukungan dari situ,” kata Kambuaya. “Dan, saya fokus sekarang bersama Dewa United,” lanjutnya.
Dewa United Siap Hadapi Kompetisi Asia
Dewa United berstatus sebagai runner-up Liga 1 musim lalu, sehingga berhak tampil di fase grup AFC Challenge League 2025-2026.
Klub ini menggantikan posisi Madura United yang sebelumnya menjadi wakil Indonesia di ajang serupa.
Musim lalu, Madura United mampu mencapai semifinal zona timur sebelum tersingkir dari wakil Kamboja, Svay Rieng, dengan agregat 6-3.
Kini, Dewa United bertekad melangkah lebih jauh dan membawa nama Indonesia di pentas Asia.
Ricky Kambuaya berharap bisa berkontribusi maksimal untuk tim. Setelah menelan kekecewaan bersama Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, ia ingin membalasnya dengan performa terbaik di klub.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.