2 Legenda Timnas Indonesia Beri Ilmu ke 40 Pesepak Bola Cilik Tanah Air

Sepak bola, Timnas Indonesia, atep, ismed sofyan, 2 Legenda Timnas Indonesia Beri Ilmu ke 40 Pesepak Bola Cilik Tanah Air

Dua legenda Timnas Indonesia, Atep Rizal dan Ismed Sofyan, berbagi ilmu kepada 40 pesepak bola cilik Tanah Air pada program Lotte Bintang Muda Generasi Masa Depan 2025.

Atep dan Ismed dipercaya untuk menangani program ini mulai dari terjun langsung melakukan pencarian bakat kepada anak-anak berusia 10-12 tahun di wilayah Jabodetabek.

Kemudian, terpilih 70 anak sebelum akhirnya disaring lagi menjadi 40 talenta muda yang mengikuti pelatihan langsung yang dipimpin oleh Atep dan Ismed.

40 anak yang lolos seleksi kemudian dibagi menjadi 4 tim, yakni tim Macan, tim Harimau, tim Elang, dan tim Rajawali.

Atep akan melatih Tim Elang dan Tim Rajawali sementara Ismed akan melatih Tim Macan dan Tim Harimau.

Seluruh kegiatan tersebut berlangsung di G2 Soccerfield Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

“Tahun ini, kami merancang kampanye dengan tema sepak bola, yang bertujuan untuk membina dan mendukung anak-anak yang bercita-cita menjadi pemain profesional. Melalui program ini, kami memberikan mereka bantuan praktis untuk mencapai impian dan harapan mereka,” ujar Lee Chulwong, representasi Daehong Communications Indonesia.

Selama program para Bintang Muda akan mendapatkan pelatihan sepak bola di beberapa aspek penting untuk menjadi pesepak bola profesional seperti pelatihan fisik, pelatihan teknik, pemahaman strategi hingga pelatihan mental.

"Program ini menjadi wadah yang baik untuk memfasilitasi anak-anak untuk berkompetisi. Dari situ tugas kami mencari bakat-bakat yang berpotensi agar ke depannya punya kesempatan untuk bisa mendapat pelatihan lebih baik lagi," kata Ismed.

"Ini juga menjadi kontribusi yang bisa kami berikan sebagai mantan pemain," timpal Atep dalam acara konferensi pers di Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Selain mendapatkan ilmu dari dua legenda hidup Timnas Indonesia, 40 pesepak bola cilik itu juga mendapatkan coaching clinic dari legenda Timnas Korsel, Lee Young-pyo.

Kehadirannya tak hanya membantu mengembangkan kemampuan teknik tapi juga menginspirasi para talenta muda untuk bermimpi lebih tinggi melalui sepak bola.

“Saya percaya ini adalah program yang bermakna yang dapat menginspirasi impian dan harapan untuk menjadi pemain sepak bola di antara generasi masa depan Asia Tenggara, terutama pada saat minat global terhadap sepak bola berada di puncaknya," kata Lee.

"Secara khusus, senyum cerah dan menggemaskan yang ditunjukkan oleh anak-anak saat bermain sepak bola juga menjadi kenangan yang tak terlupakan dan penuh sukacita bagi saya," tutur anggota skuad Korsel yang menembus semifinal Piala Dunia 2002 itu.

Hadiah yang disediakan di Lotte Bintang Muda Generasi Masa Depan 2025 ini mencapai ratusan juta Rupiah. 

Selain untuk juara (champions) dan runner up ada juga kategori perorangan untuk 5 peserta yaitu  Best Player,  Best Goalkeeper, Top Scorer dan 2 Most Improved Player dari masing-masing coach.

Rencananya, program ini akan berjalan di Indonesia dalam tiga hingga empat tahun ke depan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.