Alex Pastoor Bongkar Komunikasi dengan PSSI soal Pemutusan Kerja Sama Latih Timnas Indonesia

Mantan Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor
Mantan Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor

 Pelatih asal Belanda, Alex Pastoor, buka suara usai resmi berpisah dengan Timnas Indonesia. Ia mengaku tidak terkejut kariernya bersama skuad Garuda berakhir cepat setelah kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Langkah Timnas Indonesia terhenti di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak.

Hasil itu memicu evaluasi besar-besaran di tubuh PSSI, yang akhirnya memutuskan mengakhiri kontrak Patrick Kluivert beserta seluruh jajaran pelatih asal Belanda, termasuk Pastoor. Padahal, kontrak mereka seharusnya baru berakhir pada 2027 mendatang.

Namun bagi Alex Pastoor, keputusan tersebut bukan hal mengejutkan. Ia menilai situasi seperti ini sudah menjadi bagian dari dinamika dunia sepak bola.

"Saya sudah terlalu lama berkecimpung di dunia sepak bola untuk terkejut dengan hal ini," ucap Alex Pastoor dikutip dari Voetbal Internasional.

Lebih lanjut, Pastoor menjelaskan bahwa tim pelatih Patrick Kluivert sebenarnya memiliki proyek jangka panjang bersama PSSI untuk meningkatkan level permainan Timnas Indonesia.

"Saya pikir mereka [Indonesia] sedang mengerjakan proyek yang akan bertahan lebih lama daripada sekadar berusaha mencapai Piala Dunia," ujarnya.

Namun, proyek itu terhenti lebih cepat setelah muncul sentimen negatif dari publik pasca kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.

"Jika sentimen berubah menjadi sangat negatif, kita juga harus memikirkan atmosfer seperti apa yang akan mereka hadapi. Kami tidak tahu itu, tetapi mereka [PSSI] berkonsultasi beberapa hari setelah kembali dari Jeddah dan memutuskan bahwa di sinilah semuanya berakhir," tutur Pastoor.

Melalui pernyataan resminya, PSSI menegaskan keputusan berpisah dengan Patrick Kluivert dan stafnya dilakukan secara baik-baik.

"Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination," tulis pernyataan resmi PSSI, Kamis (16/10).

"Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan Para Pihak di Tim Kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun," demikian lanjutan pernyataan tersebut.