Alasan Simon Tahamata Peluk Frank de Boer, Bukan Kode Pelatih Timnas Indonesia
Kepala Pencari Bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata, baru-baru ini membagikan momen kebersamaannya dengan Frank de Boer dan Archil Arveladze di media sosial.
Unggahan tersebut langsung memicu spekulasi di kalangan publik tentang kemungkinan penunjukan pelatih baru untuk Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia saat ini sedang mengalami kekosongan pelatih setelah PSSI memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert dan staf pelatih Timnas U23 serta U20.
Dalam situasi ini, beberapa nama pelatih mulai muncul dalam pembicaraan, termasuk Louis Van Gaal yang juga sempat dikaitkan dengan tim nasional.
Dalam konferensi pers Senin (20/10/2025) pagi di Belanda, Louis van Gaal, telah menyampaikan berita tentang keterlibatannya dalam aksi amal pada Desember mendatang.
Konferensi pers itu sama sekali tak membahas karier kepelatihan Van Gaal, termasuk rencananya dalam waktu dekat. Artinya, nama Van Gaal sebagai kandidat pelatih Timnas Indonesia hanyalah sebatas rumor.
Sejauh ini, belum ada pengumuman resmi dari PSSI mengenai pelatih baru Timnas Indonesia, karena keputusan tersebut akan diambil dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
Adapun Simon Tahamata mengunggah foto berpelukan dengan Frank de Boer dan Archil Arveladze pada Senin, tanggal 20 Oktober 2025. Kontan unggahan itu langsung menarik perhatian netizen.
Walaupun hanya sebuah momen sederhana, banyak netizen yang berkomentar dan mempertanyakan apakah ini adalah tanda-tanda pelatih baru untuk Timnas Indonesia.
Dalam unggahan tersebut, Simon hanya menandai nama-nama tersebut dan menambahkan emoticon hati, tanpa penjelasan lebih lanjut.
Namun, spekulasi tetap berkembang, terutama mengingat Frank de Boer sebelumnya pernah melatih Inter Milan di tahun 2016 saat Erick Thohir menjadi presiden klub.
Beberapa komentar dari netizen mencerminkan harapan dan spekulasi, seperti
“Pelatih baru Timnas Indonesia kah coach?” dan “Kode kah dari om Simon?”
Pertemuan Simon Tahamata dan Frank de Boer murni dalam rangka memeriahkan acara 100 tahun klub Georgia, Dinamo Tbilisi.
Untuk merayakan momen spesial itu, diadakan partai ekshibisi antara legenda Ajax dan Dinamo Tbilisi pada Minggu 19 Oktober kemarin pukul 19.00 waktu setempat.
“Untuk memperingati tonggak sejarah ini, tim legenda Ajax Amsterdam akan mengunjungi Tbilisi pada 19 Oktober. Acara ini diselenggarakan oleh Sports Orient. Sponsor Dinamo juga telah merencanakan berbagai kegiatan menarik untuk para penggemar,” demikian bunyi pernyataan Dinamo Tbilisi beberapa waktu lalu.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.