Media Vietnam Sungkem, Sebut Thailand Ketakutan dengan Skuad Timnas Indonesia U-22 dan Jimat Ini

Pemain Timnas Indonesia U-23 Arkhan Fikri rayakan gol ke gawang Makau
Pemain Timnas Indonesia U-23 Arkhan Fikri rayakan gol ke gawang Makau

 Timnas Indonesia kembali mencuri perhatian publik Asia Tenggara jelang persiapan menuju SEA Games ke-33. Media Vietnam, Soha, menyoroti daftar 32 pemain muda berbakat yang dipanggil pelatih Indra Sjafri ke skuad Garuda Muda, dan menyebutnya sebagai komposisi paling mewah dalam sejarah Timnas U-22.

Dalam laporannya, Soha menulis tajuk yang cukup provokatif: “Indonesia panggil skuad besar, sebabkan kekhawatiran Vietnam dan Thailand.” 

Media asal Hanoi itu menyebut kekuatan Indonesia kini sudah berada di level yang membuat dua rival utama Asia Tenggara itu mulai waspada.

Soha menilai skuad Garuda Muda saat ini memiliki perpaduan matang antara pemain naturalisasi dan talenta lokal yang sudah berpengalaman di level internasional.

“Empat pemain naturalisasi yang saat ini bermain di luar negeri dipanggil, termasuk Ivar Jenner (FC Utrecht), Adrian Wibowo (Los Angeles FC), Tim Geypens (FC Emmen), dan Dion Markx (TOP Oss). Di antara mereka, Ivar Jenner dan Adrian Wibowo pernah tampil membela tim senior,” tulis Soha dalam laporannya.

Tak hanya itu, nama-nama berpengalaman seperti Rafael Struick, Muhammad Ferarri, hingga Hokky Caraka juga turut memperkuat daftar skuad kali ini. 

“Daftar ini juga memuat nama-nama berpengalaman lain yang juga pernah bermain untuk tim Indonesia seperti Rafael Struick, Muhammad Ferarri, dan Hokky Caraka,” sambung media tersebut.

Media Vietnam itu juga menyoroti kembalinya Indra Sjafri sebagai pelatih kepala Timnas U-22 menggantikan Gerald Vanenburg. 

Mereka menyebut Indra sebagai sosok “jimat keberuntungan” Garuda Muda, mengingat ia adalah arsitek di balik sukses Indonesia meraih medali emas SEA Games 2023 mengakhiri penantian panjang selama 32 tahun.

Dengan reputasi itu, kehadiran Indra dinilai menjadi sinyal serius bahwa Indonesia tidak datang ke SEA Games kali ini hanya untuk berpartisipasi, melainkan untuk mempertahankan supremasi.

Jelang turnamen, Dony Tri Pamungkas dan kawan-kawan baru saja menjalani dua laga uji coba kontra India U-22 di Stadion Madya, Jakarta. Indonesia sempat kalah tipis 1-2 di laga pertama, lalu bermain imbang 1-1 pada pertemuan kedua.

Meski hasilnya belum maksimal, performa tim mendapat sorotan positif. Soha menilai laga tersebut bukan sekadar uji coba, melainkan tahap penting untuk mematangkan kekompakan skuad.

“Uji coba ini menunjukkan bahwa Indonesia sedang memoles transisi permainan dan mengasah kecepatan serangan. Jika Ivar Jenner dan Adrian Wibowo benar-benar tampil di SEA Games nanti, maka Vietnam dan Thailand akan menghadapi mimpi buruk di lapangan,” tulis Soha dalam analisisnya.