Jejak Karier Singkat Patrick Kluivert: Dari Curacao hingga Timnas Indonesia
Patrick Kluivert hanya sembilan bulan menangani Timnas Indonesia sebelum kerja samanya dihentikan oleh PSSI.
Patrick Kluivert resmi dilepas bersama tim kepelatihannya oleh PSSI pada Kamis (16/10/2025) melalui kesepakatan bersama.
Patrick Kluivert datang dengan harapan membawa Indonesia melangkah ke Piala Dunia 2026, tetapi hasil di lapangan tidak sesuai target.
Timnas Indonesia menutup ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan dua kekalahan beruntun dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1).
Catatan itu membuat posisi Indonesia berada di dasar klasemen grup dan berakhir pada pemutusan kontrak Kluivert.
Patrick Kluivert memulai perjalanan sebagai pelatih pada 2010 saat menjadi asisten di Brisbane Roar.
Dua tahun kemudian, ia kembali ke Belanda untuk menangani Twente U-21 sebelum bergabung dengan staf pelatih Timnas Belanda.
Pola Karier Pendek Sebagai Pelatih
Selama menjadi pelatih, riwayat Patrick Kluivert menunjukkan masa jabatannya di klub maupun tim nasional memang cenderung singkat.
Sebelum melatih Timnas Indonesia, ia pernah menukangi Curacao dan Adana Demirspor dengan durasi yang juga tidak lama.
Pada periode pertamanya di Curacao, Patrick Kluivert menjabat sejak Maret 2015 hingga Mei 2016.
Eks pemain Barcelona itu sempat mundur sementara pada September 2015 sebelum benar-benar meninggalkan tim untuk melatih Ajax Amsterdam U-19, tempat putranya bermain.
Kluivert kembali ke Curacao pada 2021 sebagai pelatih interim menggantikan Guus Hiddink yang sedang dalam masa pemulihan COVID-19. Tugas keduanya itu hanya berlangsung sekitar empat bulan.
Masa Pendek di Klub Turkiye
Pelatih timnas Indonesia asal Belanda, Patrick Kluivert.
Setelah pengalaman di Curacao, Patrick Kluivert melanjutkan karier ke Turkiye bersama Adana Demirspor.
Ia menandatangani kontrak dua tahun pada Juni 2023, tetapi masa kerjanya hanya bertahan enam bulan.
Klub memutus kontrak Kluivert pada Desember 2023 setelah serangkaian hasil kurang memuaskan.
Selama menangani Adana Demirspor, Kluivert meraih delapan kemenangan, enam hasil imbang, dan enam kekalahan dari 20 pertandingan.
Sembilan Bulan Bersama Timnas Indonesia
Patrick Kluivert lantas ditunjuk oleh PSSI untuk menangani Timnas Indonesia pada 8 Januari 2025.
Ia menggantikan Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan yang turut mendongkrak performa Timnas Indonesia, namun diberhentikan pada akhir 2024 oleh PSSI.
Menggantikan STY, Kluivert langsung mendapat tugas mengawal Timnas Indonesia melalui Kualifiksi Piala Dunia 2026.
Hanya saja, hasil di lapangan tak sesuai apa yang diharapkan penggemar Timnas Indonesia.
Selama masa kepemimpinannya, skuad Garuda mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan empat kekalahan dari delapan pertandingan.
Atas penampilan ini, PSSI akhirnya mengakhiri kerjasama dengan Patrick Kluivert pada Kamis (16/10/2025).
Karier Singkat Patrick Kluivert sebagai Pelatih
1. Timnas Curacao (Maret 2015-Mei 2016) = 8 pertandingan: 3 menang, 2 imbang, 3 kalah
2. Timnas Curacao (Interim, Mei 2021-Oktober 2021) = 6 pertandingan: 1 menang, 2 imbang, 3 kalah.
3. Adana Demirspor (Juni-Desember 2023) = 20 pertandingan: 8 menang, 6 imbang, 6 kalah.
4. Timnas Indonesia (Januari-Oktober 2025) = 8 pertandingan: 3 menang, 1 imbang, 4 kalah.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.