Patrick Kluivert Hengkang, Siapa Kandidat Penggantinya di Kursi Pelatih Timnas Indonesia?
Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert, setelah hampir satu tahun menukangi Timnas Indonesia.
Keputusan tersebut diumumkan Kamis (16/10/2025), seusai evaluasi internal terhadap performa skuad Garuda di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
PSSI menjelaskan bahwa keputusan diambil melalui kesepakatan bersama (mutual termination) dengan pertimbangan profesional.
“Setelah melalui diskusi terbuka dan penuh rasa saling menghormati, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kerja sama ini,” tulis PSSI dalam pernyataan resminya.
Langkah ini menandai berakhirnya era kepemimpinan Kluivert dan staf pelatih asingnya di Timnas Indonesia.
Kini, perhatian publik beralih pada satu pertanyaan besar: siapa sosok yang akan mengisi kursi pelatih Garuda berikutnya?
Berikut tiga nama yang santer disebut sebagai kandidat kuat pengganti Kluivert.
Pelatih timnas Irak, Jesus Casas, ketika mendampingi timnya melawan Yordania pada laga babak 16 besar Piala Asia 2023 di Stadion Khalifa International, Doha, pada Senin (29/1/2024). Casas mendapat serangan verbal dari jurnalis Irak saat menghadiri jumpa pers usai laga. (Foto oleh KARIM JAAFAR / AFP)
1. Jesús Casas – Arsitek Sukses Timnas Irak
Nama Jesús Casas menjadi kandidat paling banyak diperbincangkan oleh penggemar sepak bola Tanah Air.
Pelatih asal Spanyol ini sukses besar bersama Timnas Irak, membawa mereka menjuarai Gulf Cup 2023 dan tampil impresif di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Casas dikenal memiliki filosofi permainan modern berbasis penguasaan bola dan pressing tinggi, dua aspek yang dinilai cocok dengan karakter pemain Indonesia saat ini.
Tak sedikit netizen Indonesia yang membanjiri kolom komentar media sosial Casas, berharap ia mau melatih Timnas Garuda.
“Tanpa bermaksud merendahkan STY, pelatih ini satu tingkat di atasnya. Terbukti di Piala Asia, Indonesia belum pernah menang lawan timnya,” tulis salah satu warganet.
Ulsan HD memutuskan memecat Shin Tae-yong dari posisi pelatih kepala menyusul tren negatif dalam sepuluh pertandingan terakhir.
2. Shin Tae-yong – Kandidat Favorit Publik
Nama Shin Tae-yong (STY) juga tetap kuat dalam bursa pelatih.
Pelatih asal Korea Selatan ini dianggap sebagai sosok yang membangkitkan kembali sepak bola Indonesia sejak 2020.
Di bawah kepemimpinannya, Timnas Indonesia tampil lebih disiplin, berkarakter, dan mulai menembus persaingan di tingkat Asia.
Kembalinya Shin dinilai dapat menjadi langkah cepat memulihkan stabilitas tim nasional.
Selain sudah mengenal karakter pemain lokal, STY kini tidak sedang melatih klub mana pun setelah berpisah dengan Ulsan Hyundai, sehingga peluangnya cukup terbuka.
Pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares memimpin PSM Makassar mengarungi Super League 2025-2026.
3. Bernardo Tavares – Opsi Realistis dari Kompetisi Lokal
Pelatih Bernardo Tavares juga masuk radar.
Arsitek asal Portugal ini dikenal sukses membangun PSM Makassar menjadi tim tangguh di Liga 1 sekaligus konsisten di level Asia.
Kedekatannya dengan kultur sepak bola Indonesia serta kemampuannya mengasah pemain muda, seperti Ramadhan Sananta, menjadi nilai tambah.
Tavares dianggap sebagai kandidat paling realistis jika PSSI menginginkan pelatih yang sudah terbiasa dengan atmosfer sepak bola Indonesia dan memiliki proses adaptasi cepat.
PSSI Didorong Pilih Sosok Tepat
Hengkangnya Kluivert membuka babak baru dalam perjalanan Timnas Indonesia.
Publik berharap PSSI lebih cermat memilih pelatih baru, bukan sekadar berprofil besar, tetapi mampu membangun fondasi permainan yang konsisten dan berkelanjutan.
Tantangan ke depan tak ringan: Timnas Indonesia harus segera mempersiapkan diri menghadapi Piala Asia U-23 dan Kualifikasi Piala Dunia berikutnya.
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Patrick Kluivert dan Staff Pelatihnya Resmi Dipecat, Ini 3 Calon Penggantinya di Timnas Indonesia".
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.