Shin Tae-yong Merasa Pengalamannya Latih Timnas Indonesia Diremehkan
Shin Tae-yong menilai pengalamannya selama melatih Timnas Indonesia tidak mendapat penghargaan yang semestinya.
Pernyataan itu disampaikan setelah dirinya resmi dipecat oleh klub Korea Selatan, Ulsan HD, hanya dua bulan sejak ditunjuk sebagai pelatih utama.
Dalam wawancara terbaru, Shin Tae-yong mengaku banyak pihak di Korea Selatan menganggap rendah kiprahnya saat menukangi skuad Garuda.
Ia menilai kritik yang diarahkan kepadanya tidak adil karena mengabaikan pencapaian yang diraih bersama Indonesia.
“Saya rasa kegagalan saya disebabkan oleh kurangnya pemahaman saya tentang urusan internal klub. Namun, saya 100% tidak setuju dengan kritik bahwa taktik saya tidak berhasil di K League,” kata Shin Tae-yong, dilansir dari KBS pada Senin (13/10/2025).
“Orang-orang terus meremehkan pengalaman saya di Indonesia, tetapi bagaimana mungkin tim peringkat 127 FIFA bisa mengalahkan Arab Saudi atau bermain imbang dengan Australia? Itu omong kosong."
"Jika klub memberi saya kekuatan, saya pasti bisa finis di enam besar,” ucapnya tegas.
Pernyataan itu membuat publik menilai Shin tengah menyindir pihak Ulsan HD dan para pengamat sepak bola Korea Selatan yang menilai kiprahnya bersama Timnas Indonesia tidak relevan dengan persaingan di K League.
Awal Singkat Bersama Ulsan HD
Ulsan HD resmi memutus kontrak Shin Tae-yong pada 9 Oktober 2025.
Keputusan itu diumumkan setelah tim tidak mampu keluar dari tren negatif di kompetisi domestik.
STY sebenarnya memulai kariernya di Ulsan HD dengan kemenangan 1-0 atas Jeju SK pada 9 Agustus 2025.
Namun setelah itu, timnya gagal meraih kemenangan dalam tujuh laga beruntun dengan tiga hasil imbang dan empat kekalahan.
Ulsan yang berstatus juara bertahan kemudian merosot ke posisi ke-10 klasemen dari total 12 tim.
Klub pun menunjuk Noh Sang-rae sebagai pelatih sementara mulai pekan ke-33 K League 1 melawan Gwangju FC.
Statistik Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
Eks pelatih timnas Indonesia asal Korea Selatan, Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong mulai menangani Timnas Indonesia pada Desember 2019.
Selama lima tahun, ia membawa sejumlah pencapaian penting untuk tim nasional di berbagai level.
Di level senior, STY mengantar Indonesia lolos ke 16 besar Piala Asia 2023, meraih posisi runner up Piala AFF 2020, dan memastikan tiket ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
STY juga berhasil membawa skuad Garuda lolos ke Piala Asia 2027.
Untuk tim muda, Shin Tae-yong mempersembahkan medali perunggu SEA Games 2021, posisi runner up Piala AFF U23 2023, serta peringkat keempat Piala Asia U23 2024.
Selama masa kepelatihannya, STY mencatatkan total 57 pertandingan bersama Timnas Indonesia dengan hasil 26 menang, 14 imbang, dan 17 kalah.
Di Timnas U23 Indonesia, ia mencatat 11 kemenangan dan 10 kekalahan dari 21 laga.
Sementara di Timnas U20 dan U19, ia menorehkan catatan kombinasi 18 kemenangan, 7 seri, dan 13 kekalahan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.