Timnas Indonesia Pantang Menyerah, Ole Romeny Fokus Lawan Irak
Striker tim nasional Indonesia, Ole Romeny, merasa sangat bersyukur dapat kembali bermain setelah absen cukup lama akibat cedera yang dialaminya di Piala Presiden 2025 pada bulan Juli.
Ole Romeny terpaksa melewatkan seluruh pertandingan di awal musim ini bersama Oxford United karena cedera tersebut.
Laga ronde empat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Timnas Indonesia vs Arab Saudi, Rabu (8/10) lantas menandai kembalinya Ole Romeny bermain di lapangan hijau.
Ole Romeny mentas sebagai pemain pengganti Timnas Indonesia dalam duel yang digelar di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, tersebut.
“Bersyukur bisa kembali ke lapangan setelah sekian lama,” ujar Ole Romeny dalam akun Instagram resminya.
Pada pertandingan tersebut, Ole dimasukkan sebagai pemain pengganti di menit ke-64, menggantikan Ragnar Oratmangoen.
Kehadirannya di lapangan membawa dampak positif bagi tim Indonesia. Berkat gerakan aktifnya di lini depan, Indonesia mendapatkan penalti kedua di menit-menit akhir setelah bek Arab Saudi, Nawaf Bu Washl, menyentuh bola dengan tangan di area terlarang.
Kevin Diks, yang ditunjuk sebagai eksekutor penalti, berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan memperkecil skor menjadi 2-3, yang menjadi hasil akhir pertandingan.
Kekalahan ini menempatkan Indonesia di posisi paling bawah Grup B ronde empat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Skuad akan kembali bertanding pada hari Sabtu (11/10) atau Minggu (12/10) dini hari WIB pukul 02.30 WIB menghadapi Irak.
Peluang Indonesia untuk lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 masih ada, meskipun tidak sebesar sebelumnya.
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, dalam laga kontra Arab Saudi pada pekan pertama Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunai 2026 Zona Asia, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB.
Garuda Pantang Menyerah
Oleh karena itu, kemenangan atas Irak sangat penting bagi Garuda jika ingin lolos ke ajang sepak bola terbesar di dunia ini.
“Semua mata tertuju pada hari Sabtu sekarang. Terima kasih kepada semua penggemar atas dukungan luar biasa seperti biasa,” ungkap striker berusia 25 tahun yang telah mencetak tiga gol untuk Timnas Indonesia.
Di sisi lain, kiper Maarten Paes juga mengungkapkan perasaan serupa. Ketika melawan Arab Saudi, ia tampil gemilang dengan melakukan tujuh penyelamatan.
Maarten Paes menekankan pentingnya tim untuk segera fokus pada pertandingan melawan Irak setelah berjuang keras melawan Arab Saudi.
“Berjuang hingga menit terakhir, tetapi sayangnya hasilnya tidak sesuai harapan. Tim ini pantang menyerah. Cepat pulih dan fokus pada hari Sabtu,” kata Maarten Paes melalui akun Instagram resminya
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.