Garuda Bahrain ke Jeddah: Dukung Timnas Indonesia dan Jalankan Ibadah
Dukungan untuk Timnas Indonesia di laga kontra Arab Saudi dalam putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia datang dari berbagai penjuru dunia.
Salah satu kelompok suporter diaspora yang memberikan dukungan adalah Garuda Bahrain.
Secara jarak, mereka sangat memungkinkan datang langsung ke Jeddah. Waktu penerbangan Bahrain ke Jeddah, Arab Saudi, hanya sekitar dua jam.
Adapun partai Grup B ronde empat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Timnas Indonesia vs Arab Saudi akan digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Rabu (8/10/2025) atau Kamis pukul 00.15 dini hari WIB.
Selang tiga hari, di arena serupa akan tersaji duel Timnas Indonesia vs Irak, Sabtu (11/10/2025) atau Minggu dini hari WIB.
Perjalanan ini menjadi simbol kecintaan diaspora Indonesia di luar negeri terhadap Tanah Air.
“Kebetulan dari Garuda Bahrain sendiri berangkat empat orang dari Bahrain. Tetapi total keseluruhan yang datang di Jeddah ada 13 orang, dikarenakan sembilan lainnya berangkat dari Dubai dan ada yang dari Mekkah,” tutur Ilham Jamaluddin, perwakilan Garuda Bahrain kapada Kompas.com.
Namun, perjalanan mereka bukan sekadar untuk menyaksikan laga penting timnas Indonesia.
Ada misi spiritual yang turut menyertai langkah mereka menuju Tanah Suci yang sudah disusun jauh sebelum jadwal resmi kualifikasi diumumkan.
“Alasan pertama ke Saudi sebenarnya pengen umrah bareng dengan teman-teman Garuda Bahrain yang lain sekalian untuk dukung langsung timnas Indonesia di Jeddah,” ujar pria yang berprofesi sebagai barista ini.
“Sebenarnya plan kita kali ini sudah kita rencanakan jauh-jauh hari sejak drawing belum dimulai."
"Saat itu kita masih menunggu hasil tuan rumah antara Arab Saudi atau Qatar. Akhirnya Arab Saudi yang ditunjuk dan saat itu juga kami membuat rencana ke teman-teman Garuda Bahrain untuk melaksanakan ibadah umrah dan nonton Timnas,” imbuhnya.
Dari Dukungan Spiritual ke Semangat Kolektif
Garuda Bahrain sempat membuka kesempatan bagi warga Indonesia lain di Bahrain untuk bergabung dalam tur ini.
Sayangnya, tidak semua bisa ikut karena kendala izin kerja dan biaya yang cukup besar.
“Apply Saudi Visa itu harganya 43 Bahrain dinar atau kurang lebih 1,85 juta rupiah dan hanya single entry. Kalau visa umrah malah 70 Bahrain dinar,” kata Ilham Jamaluddin.
“Jadi saya dan teman-teman langsung nonton dua laga. Kalau cuma satu laga doang rugi bayar visanya, nanti di jeda laga kita menjalankan ibadah umrah,” sambungnya.
Ilham Jamaluddin bersama anggota Garuda Bahrain jelang nonton timnas Indonesia menjalani laga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Arab Saudi dan Irak di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah
Sebagai seorang muslim, ia mengaku bersyukur bisa menjalankan dua hal penting yaitu ibadah dan dukungan untuk bangsa.
“Alhamdulillah bisa beribadah umrah sambil mendukung Timnas” ucapnya.
Meski perjalanan tidak mudah, semangatnya tetap besar. Terlebih, ia menilai kualitas Timnas Indonesia saat ini mengalami peningkatan signifikan.
Tetapi, ia juga mengingatkan masih ada pekerjaan rumah bagi pelatih Patrick Kluivert.
“Menurut saya pribadi dari materi pemain, apalagi ada beberapa pemain kita yang bermain di liga teratas Eropa seperti Jay Idzes di Serie A, Kevin Diks di Bundesliga, dan yang terbaru Calvin Verdonk di Liga Perancis."
"Selain itu, peringkat FIFA kita naik dari 179 ke 119, itu luar biasa,” tutur pria asal Makassar itu.
“Masih banyak PR untuk bisa memaksimalkan pemain dan menjaga kekompakan,” pungkas Ilham Jamaluddin.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.