Hasil Timnas Indonesia vs Arab Saudi Versi Prediksi Legenda Green Falcons: Skuad Garuda Kalah 4-0

Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, skuad Garuda, Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, timnas indonesia vs arab saudi, kualifikasi piala dunia 2026, Hasil Timnas Indonesia vs Arab Saudi Versi Prediksi Legenda Green Falcons: Skuad Garuda Kalah 4-0, Obaid Al-Dossary Yakin Arab Saudi Menang 4-0, Arab Saudi Punya Pemain Kunci dan Liga yang Kompetitif, Pengaruh Klub dan Pelatih Eropa, Kenangan 1997 dan Harapan Ulang Skor 4-0, Waspadai Serangan Balik Indonesia

Laga besar akan tersaji di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Kamis (9/10/2025) dini hari waktu Indonesia.

Timnas Indonesia bersiap menghadapi Arab Saudi pada ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pertemuan ini menjadi ujian berat bagi skuad Garuda yang kini tengah dalam performa meningkat di bawah asuhan Patrick Kluivert.

Di sisi lain, optimisme tinggi juga datang dari kubu lawan. Mantan penyerang Arab Saudi, Obaid Al-Dossary, memprediksi kemenangan telak bagi tim berjuluk The Green Falcons.

Obaid Al-Dossary Yakin Arab Saudi Menang 4-0

Dalam wawancara dengan media lokal Al Riyadh, Obaid Al-Dossary menyebut Arab Saudi akan memenangkan laga melawan Indonesia dengan skor mencolok.

“Saya berharap Arab Saudi menang dengan skor telak 4-0 atas Timnas Indonesia,” ujar Obaid.

Menurut pemain yang memiliki 91 caps bersama tim nasional Arab Saudi itu, The Green Falcons unggul dalam banyak aspek, terutama kualitas teknik individu.

Ia mengakui Indonesia telah menunjukkan kemajuan pesat dalam satu dekade terakhir, namun tetap menilai jarak kemampuan kedua tim masih cukup jauh.

“Meskipun terjadi pergantian generasi, perubahan kepala pelatih, dan pengembangan sistem profesional yang telah meningkatkan level semua tim nasional, Indonesia masih terlalu lemah untuk meraih kemenangan atas tim kami,” ucapnya.

Arab Saudi Punya Pemain Kunci dan Liga yang Kompetitif

Obaid menyebut nama-nama pemain yang menjadi andalan Arab Saudi seperti Salem Al Dossary, Saleh Al Shehri, dan Mohammed Kano.

Menurutnya, ketiganya adalah sosok kunci yang mampu memimpin The Green Falcons meraih kemenangan penting sebelumnya melawan Irak.

“Kami memiliki pemain hebat seperti Salem Al Dossary, Saleh Al Shehri, dan Mohammed Kano yang mampu memimpin Green Falcons meraih kemenangan sebelumnya melawan Irak,” tambahnya.

Ketiga pemain tersebut bermain di Liga Arab Saudi, kompetisi domestik yang kini menjadi sorotan dunia berkat kehadiran pemain-pemain top Eropa.

Obaid menilai, transformasi liga tersebut turut berpengaruh pada perkembangan tim nasional.

“Lihatlah bagaimana Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan nama-nama top Eropa** bermain di sana,” ujarnya.

Kehadiran mereka, lanjutnya, memberi dampak besar tidak hanya di lapangan, tapi juga di ruang ganti dan kultur sepak bola Arab Saudi.

Pengaruh Klub dan Pelatih Eropa

Arab Saudi saat ini didominasi oleh pemain Al Hilal, klub raksasa yang kini dibesut pelatih asal Italia, Simone Inzaghi.

Inzaghi dikenal sukses membawa Inter Milan meraih sejumlah gelar di Eropa.

Sebelumnya, Jorge Jesus, pelatih asal Portugal, juga sempat menangani klub-klub besar di Arab Saudi dengan segudang pengalaman dari Benfica.

Pengaruh para pelatih elite Eropa ini, menurut Obaid, menjadi salah satu faktor peningkatan performa para pemain lokal.

Kenangan 1997 dan Harapan Ulang Skor 4-0

Selain memberi prediksi, Obaid juga mengenang masa ketika dirinya masih aktif bermain.

Ia pernah menghadapi Indonesia pada laga persahabatan tahun 1997 di Singapura dan mencetak dua gol.

“Saya memainkan dua pertandingan persahabatan melawan Indonesia pada tahun 1997 di Singapura dan mencetak dua gol,” bebernya.

“Mudah untuk menembus pertahanan mereka karena tinggi badan dan keterampilan yang menguntungkan kami, tetapi mereka unggul dalam kebugaran fisik,” lanjutnya.

Pada laga tersebut, Arab Saudi menang 4-0 atas skuad Garuda, skor yang kini diharapkannya bisa terulang di Jeddah.

Waspadai Serangan Balik Indonesia

Meski percaya diri, Obaid tetap mengingatkan para pemain Arab Saudi agar tidak meremehkan Indonesia yang kini tampil lebih berani dan terorganisasi.

“Para pemain kami harus mewaspadai serangan balik cepat Indonesia dan tidak memberi mereka ruang untuk menyerang,” katanya.

“Mereka juga harus memanfaatkan umpan silang dengan sundulan di dalam kotak penalti mereka, terutama melalui Abdullah Al Hamdan atau Firas Al Brikan,” sambungnya.

Penyerang legendaris itu menutup komentarnya dengan harapan besar.

“Saya berharap gol Singapura terulang,” tutup Obaid.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul “Hasil Timnas Indonesia vs Arab Saudi, Legenda Green Falcons Berharap Momen 97 di Singapura Terulang”.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.