Media Inggris Sorot Kisah Positif Timnas dan Sepak Bola Indonesia

Timnas Indonesia, PSSI, Erick Thohir, media Inggris, Media Inggris Sorot Kisah Positif Timnas dan Sepak Bola Indonesia

Media Inggris, The Guardian, menerbitkan sebuah artikel berisi perkembangan positif sepak bola Indonesia selama tiga tahun semenjak Tragedi Kanjuruhan. Namun, artikel tersebut juga mengingatkan bahwa beberapa permasalahan sama masih juga ada.

Hal tersebut tercantum di artikel bertajuk "Tiga tahun setelah bencana stadion, sepak bola Indonesia punya kisah positif untuk diceritakan."

Artikel ini dibuat oleh jurnalis senior John Duerden, yang telah lama meliput sepak bola Asia dan karya-karyanya juga bisa dibaca di berbagai media besar lain seperti BBC dan FourFourTwo.

John mengingatkan terlebih dulu soal beberapa masalah yang mendera sepak bola Indonesia terutama sekali Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 yang ia katakan sebagai "titik nadir dari kurva yang telah merosot senantiasa dalam beberapa dekade terakhir."

Hal-hal ekstrem yang menghiasi sepak bola Indonesia seperti ketika Nurdin Halid memimpin PSSI dari dalam sel saat menghadapi dakwaan korupsi, dualisme liga, dan sejumlah kasus kekerasan fans diungkit.

Begitu juga dengan kegagalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U 20 pada Maret 2023 karena penolakan Gubernur Bali terhadap Israel dan juga isu dengan pembayaran gaji telat oleh beberapa tim di Liga Indonesia.

Khusus terkait kegagalan bergulirnya Piala Dunia U20, Duerden mencatat bagaimana publik bersiap untuk mendapat hukuman dari FIFA dan kemunduran lebih lanjut di tengah usaha Ketua Umum PSSI yang baru terpilih, Erick Thohir, untuk menyelamatkan Indonesia dari sanksi.

Timnas Indonesia, PSSI, Erick Thohir, media Inggris, Media Inggris Sorot Kisah Positif Timnas dan Sepak Bola Indonesia

Penjaga gawang Timnas Jerman Konstantin Heide menyapa penonton usai final Piala Dunia U17 2023 Indonesia melawan Perancis berakhir dengan skor 2-2 (4-3) yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Sabtu (2/12/2023) malam.

Skorsing urung terjadi dan FIFA bahkan memberikan turnamen "adik" kepada Indonesia.

"Federasi tertinggi sepak bola dunia tersebut cukup terkesima dengan usaha-usaha Thohir, yang telah menjadi menteri selama bertahun-tahun, untuk memberikan Piala Dunia U17 pada bulan November," tulisnya.

"Ini adalah sebuah sukses dan positivitas yang sangat dinantikan."

Perjalanan Menuju Piala Dunia

Duerden mencatat bahwa keberhasilan lobi PSSI tersebut belum apa-apa dibanding perjalanan Kualifikasi Piala Dunia di mana Garuda kini hanya terpaut 180 menit dari kelolosan.

Ia menulis bagaimana harapan FIFA agar China dan India bisa lolos dengan memperlebar kuota peserta Piala Dunia jadi 48 tim.

Namun, kelolosan Garuda sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia dan fans sepak bola yang dianggap jauh lebih punya passion terhadap olahraga tersebut akan menjadi kompensasi cukup.

Apapun yang terjadi, Indonesia tetap menjadi bagian dari 12 tim terakhir yang memperebutkan tiket ke Piala Dunia dari Asia.

Penampilan ganas Timnas Indonesia yang mendapatkan 12 poin dari 10 laga di ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia jadi catatan tersendiri apabila mengingat Vietnam dan Thailand hanya mendapat total enam poin dari 20 laga mereka di babak sama.

Motor Penggerak Timnas Indonesia

Duerden kemudian menjelaskan tentang proses naturalisasi sebagai penggerak di mana 8-9 pemain berketurunan Belanda telah menjadi starter bagi skuad Garuda daam setahun terakhir.

"Patrick Kluivert menjadi pelatih timnas pada Januari setelah dipecatnya Shin Tae-yong," tulisnya melanjutkan.

"Hasil-hasil bukan masalah tetapi mantan Barcelona tersebut dilihat lebih cocok dengan tim yang pada dasarnya menjadi lebih Eropa dan berkomunikasi dalam bahasa Inggris atau Belanda."

Timnas Indonesia, PSSI, Erick Thohir, media Inggris, Media Inggris Sorot Kisah Positif Timnas dan Sepak Bola Indonesia

Pelatih timnas Indonesia asal Belanda, Patrick Kluivert.

"Indonesia bukan satu-satunya negara Asia yang menempuh jalur ini tetapi sedikit yang melakukannya secara agreesif dan dengan hasil-hasil cepat."

Terakhir, ia mencatat bahwa bermain di Ronde 4 akan menjadi tes terbesar sepanjang karier Patrick Kluivert.

Indonesia punya catatan bagus terakhir bertemu Arab Saudi di markas mereka dan juga performa kurang mumpuni negara Timur Tengah tersebut akhir-akhir ini.

Irak sendiri ia lihat kurang berbicara di kualifikasi Piala Dunia sejauh ini.

Walau ranking kompetisi domestik Indonesia masih berada di peringkat ke-25 Asia dan keenam di Asia Tenggara dan Piala Dunia tak akan membuat semuanya terlupakan, ia melihat apa yang telah terjadi selama ini sebagai tanda-tanda kemajuan sejak tiga tahun terakhir.