Jadwal Keberangkatan Pemain Timnas Indonesia ke Arab Saudi
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memberikan informasi mengenai jadwal keberangkatan skuad Timnas Indonesia ke Arab Saudi.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Arab Saudi dan Irak pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada Oktober mendatang.
Skuad Garuda akan fokus melakukan persiapan di Jeddah, dengan kemungkinan tidak melaksanakan pemusatan latihan di Jakarta.
Ini merupakan langkah penting agar para pemain dapat beradaptasi dengan kondisi di sana menjelang dua pertandingan sangat krusial.
Selain itu, pemain diaspora timnas tidak memiliki banyak waktu untuk terbang ke Jakarta dan kemudian berangkat lagi menuju Arab Saudi.
Sumardji menjelaskan bahwa jadwal keberangkatan para pemain timnas Indonesia akan berbeda-beda.
Pemain Super League Berangkat 2 Oktober
Pemain yang merumput di Super League direncanakan akan terbang ke Arab Saudi pada tanggal 2 Oktober.
Selanjutnya, secara bertahap pemain diaspora akan menyusul hingga tanggal 6 Oktober.
Dia menyadari bahwa padatnya jadwal para pemain menuntut mereka untuk memiliki waktu yang cukup untuk berkumpul.
"Untuk keberangkatan tim tanggal 2 Oktober yang ada di Super League," ujar Sumardji.
"Dari klub Eropa itu ada yang tanggal 3, 4, 5 dan terakhir tanggal 6 Oktober ada beberapa orang," tambahnya, seperti dilansir BolaSport dari kanal YouTube Kompas TV.
Pemain timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen nyanyi bersama tim usai menjalani laga FIFA Matchday melawan Lebanon yang berakhir dengan skor 0-0 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Senin (8/9/2025) malam.
Timnas Indonesia dipastikan bakal berkumpul lengkap pada 6 Oktober sambil menunggu kedatangan kloter pemain yang terakhir.
Mereka akan langsung fokus untuk mempersiapkan laga melawan Arab Saudi pada 9 Oktober mendatang.
Ini merupakan kesempatan bagi Patrick Kluivert untuk melakukan persiapan terakhir menjelang ronde laga penentuan tersebut.
"Karena di tanggal 3, 4, dan 5 Oktober ada yang bermain di klub masing-masing," terangnya.
"Sehingga dimungkinkan kami kumpul secara keseluruhan tanggal 6 Oktober," tambahnya.
Sementara itu, tim pelatih dijadwalkan berangkat pada tanggal 29 September.
Rombongan ini akan diikuti oleh ofisial timnas yang berangkat pada hari sama.
Pemain yang berkarier di Super League dipastikan akan menjadi rombongan yang pertama tiba di sana.
"Kalau tim pelatih, Patrick akan berangkat tanggal 29 dari Belanda," jelasnya.
"Ofisial dari Jakarta juga tanggal 29, kemungkinan yang akan mendahului adalah ofisial dan tim pelatih semuanya akan berkumpul di Jeddah," tutupnya.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.