Pamor Hyundai Venue Redup di Indonesia, Ini Analisanya
Hyundai mencoba merambah lebih banyak konsumen di segmen entry level melalui kehadiran Venue pada ajang IIMS 2025.
Perlu diketahui, Hyundai Venue merupakan Sport Utility Vehicle (SUV) kompak yang hanya tersedia dalam satu varian saja.
Kemudian berbeda dari mayoritas lini produk Hyundai di dalam negeri, Hyundai Venue masih berstatus Completely Built Up (CBU) alias impor utuh dari Jepang.
Sehingga jika dilihat dari sisi harga, angka terbilang tinggi di Rp 300 jutaan. Sebagai perbandingan, Honda WR-V ditawarkan mulai dari Rp 270 jutaan on the road Jakarta.

Sepanjang 2025, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan angka wholesales Hyundai Venue hanya ada di 31 unit.
Bahkan pada Juli-Agustus 2025, tidak ada penyaluran unit Hyundai Venue ke diler di dalam negeri.
Pengamat menilai ada beberapa faktor utama di belakang redupnya Hyundai Venue, salah satunya adalah harga.
“Di waktu lemahnya daya beli seperti saat ini, kekuatan brand image juga pegang peranan,” kata Bebin Djuana, pengamat otomotif saat dihubungi KatadataOTO, Rabu (23/09).
Bebin mengungkapkan, di tengah kondisi ekonomi tidak menentu konsumen mempertimbangkan membeli merek yang cepat dijual kembali dengan harga kompetitif.
Sekarang mobil produksi Jepang memiliki resales value baik dan dikenal karena aksesibilitas suku cadangnya.
“Yang mereknya dominan akan lebih cepat laku dengan harga tinggi, terlepas dari fitur lengkap dan kualitas berkendara,” tegas Bebin.
Di sisi lain, model Hyundai dengan harga Rp 1 miliar seperti Palisade justru menorehkan capaian positif.
Selain faktor ekonomi konsumen kelas atas tidak terlalu terpengaruh, SUV tersebut sudah dikenal oleh para pelanggan.
“Jadi jika arena SUV diesel tentu Hyundai punya tempat di hati konsumen yang sudah mengetahui karakter Hyundai,” tegas Bebin.

Pada kesempatan terpisah di sela GIIAS 2025, perwakilan Hyundai mengatakan bahwa PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menghadirkan Venue untuk melengkapi lini SUV mereka di RI.
“(Perkenalan Venue) menjadi suatu pertanda bahwa sebenarnya Hyundai tertarik dengan segmen tersebut,” kata Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID beberapa waktu lalu.
Namun tampaknya masih butuh strategi lain jika melihat kondisinya saat ini, seperti perkenalan varian guna memberikan opsi lain buat konsumen.