Timnas Futsal Indonesia Siap Memulai Perjuangan di Four Nations Cup 2025
Timnas Futsal Indonesia siap memulai kiprah mereka di Four Nations Cup 2025, meski hanya memiliki persiapan singkat.
Turnamen ini dijadikan sebagai ajang pramusim sekaligus pemanasan menjelang SEA Games 2025 dan AFC Futsal 2026.
Pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengunkapkan jika Four Nations Cup 2025 seperti ajang pramusim bagi Timnas Futsal Indonesia.
Dengan kata lain, pertandingan melawan Latvia, Tanzania, dan Belanda menjadi ajang uji coba sebelum bergulirnya SEA Games dan AFC Futsal 2026.
“Turnamen ini semacam pramusim bagi kami. Kami ingin mengekspos pemain ke situasi sulit, menghadapi tiga tim nasional yang sudah lebih siap," ungkap Hector, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (17/9/2025).
"Ini bagus untuk kami agar bisa menghadapi lawan-lawan kuat,” lanjut pelatih kelahiran Spanyol itu.
Menurut Hector, meski waktu latihan terbatas, tim menunjukkan perkembangan yang positif.
Ajang ini juga menjadi kesempatan untuk menguji kesiapan pemain menghadapi atmosfer pertandingan yang menantang.
Situasi Berbeda dari Edisi Sebelumnya
Hector menilai, kondisi kali ini berbeda dengan edisi Four Nations Cup sebelumnya, ketika Indonesia menghadapi Argentina, Arab Saudi, dan Jepang.
Kala itu, skuad Merah Putih menjalani pemusatan latihan panjang. Namun, tahun ini mereka hanya berkumpul dalam waktu singkat.
“Sekarang kami baru mulai pramusim, cukup lama tidak bertemu, dan hanya punya waktu singkat untuk mempersiapkan diri," tegas Hector Souto.
"Tapi pemain melakukan pekerjaan yang bagus. Mereka cepat mengingat instruksi, meski banyak informasi yang harus diserap,” lanjutnya.
Ia menambahkan, Four Nations Cup 2025 ini menjadi langkah awal menuju target besar di SEA Games dan AFC Futsal 2026 yang akan digelar di Jakarta.
Suasana Positif di Skuad Garuda
Kapten Timnas Futsal Indonesia, Mochammad Iqbal, juga memberikan pandangan serupa.
Meski persiapan hanya sekitar satu minggu dan beberapa pemain terlambat bergabung, ia menilai kondisi tim tetap solid.
“Persiapan cukup bagus walau baru kumpul sekitar satu minggu. Ada beberapa pemain yang datang terlambat, tapi itu tidak mengurangi kebersamaan. Semua mengikuti instruksi pelatih dan atmosfer tim juga sangat bagus,” kata Iqbal.
Terkait peluang di turnamen, Iqbal menegaskan tim akan tampil dengan ciri khas permainan futsal Indonesia.
“Yang pasti kami yakin. Tapi di lapangan kami tidak melakukan hal yang spesial, hanya bermain dengan identitas Indonesia sendiri,” ucapnya.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.