TNI Mau Laporkan Ferry Irwandi, Polri: Pencemaran Nama Baik Bukan untuk Institusi

Polda Metro Jaya, ferry irwandi, Satsiber TNI, Ferry Irwandi dilaporkan, Ferry Irwandi dituduh pencemaran nama baik, TNI Mau Laporkan Ferry Irwandi, Polri: Pencemaran Nama Baik Bukan untuk Institusi

Wakil Direktur Reserse Siber Polda Metro Jaya, AKBP Fian Yunus, mengungkapkan bahwa Satuan Siber TNI berkonsultasi dengan pihaknya terkait rencana melaporkan CEO Malaka Project, Ferry Irwandi.

Menurut Fian, dugaan tindak pidana yang hendak dilaporkan adalah pencemaran nama baik terhadap institusi.

“Beliau kan mau melaporkan terkait dengan… iya (Ferry Irwandi),” kata Fian saat ditemui di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Selasa (9/9/2025).

Ia menegaskan, laporan itu berkaitan dengan dugaan pencemaran nama baik, tetapi menyasar institusi.

Bisakah Institusi Melaporkan Pencemaran Nama Baik?

Dalam konsultasi tersebut, Polda Metro Jaya menyampaikan bahwa institusi tidak bisa menjadi pelapor dalam kasus pencemaran nama baik.

Hal ini mengacu pada Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) setelah adanya Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 105/PUU-XXII/2024.

Putusan MK itu menegaskan bahwa frasa "orang lain" dalam Pasal 27A UU ITE hanya berlaku untuk individu perseorangan, bukan lembaga pemerintah, korporasi, profesi, atau jabatan.

“Kan menurut MK, institusi enggak bisa melaporkan, harus pribadi kalau pencemaran nama baik,” ujar Fian.

Siapa Jenderal TNI yang Datang ke Polda Metro Jaya?

Polda Metro Jaya, ferry irwandi, Satsiber TNI, Ferry Irwandi dilaporkan, Ferry Irwandi dituduh pencemaran nama baik, TNI Mau Laporkan Ferry Irwandi, Polri: Pencemaran Nama Baik Bukan untuk Institusi

Dansatsiber TNI memberikan pernyataan kepada wartawan perihal temuan dugaan tindak pidana siber oleh influencer Ferry Irwandi. Di Luar Wewenang, Kenapa TNI Bidik Dugaan Tindak Pidana Ferry Irwandi?

Berdasarkan pantauan di lapangan, empat perwira tinggi TNI mendatangi Mapolda Metro Jaya pada Senin (8/9/2025) siang.

Mereka adalah Dansatsiber TNI Brigjen Juinta Omboh Sembiring, Danpuspom Mayjen TNI Yusri Nuryanto, Kapuspen TNI Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, dan Kababinkum TNI Laksda Farid Ma'ruf.

Mereka datang untuk berkonsultasi hukum mengenai hasil temuan patroli siber TNI terhadap konten kreator Ferry Irwandi.

“Konsultasi kami ini terkait dengan kami menemukan hasil dari patroli siber, terdapat beberapa fakta-fakta dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Saudara Ferry Irwandi,” kata Juinta.

Juinta menegaskan bahwa pihaknya akan menempuh jalur hukum.

“Kami tentunya mengedepankan hukum, sehingga atas dugaan tindak pidana tersebut kami akan melakukan langkah-langkah hukum,” ujarnya.

Meski demikian, Juinta enggan merinci bentuk dugaan tindak pidana yang dimaksud. Ia hanya menyinggung bahwa salah satu pernyataan Ferry terkait algoritma media sosial menjadi sorotan. Juinta juga mengklaim sudah mencoba menghubungi Ferry, tetapi tidak berhasil.

“Kami coba hubungi, handphone-nya mati. Saya sudah suruh staf kontak, tidak bisa,” katanya.

Bagaimana Respons Ferry Irwandi?

Ferry Irwandi membantah tuduhan adanya dugaan pidana yang diarahkan kepadanya. Saat dihubungi wartawan, ia mengatakan tidak pernah dihubungi pihak TNI.

“Enggak, enggak pernah ada. Nomor saya belum pernah ganti kok, masih sama. Serius, saya enggak tahu apa-apa soal itu. Orang saya aja lagi main FIFA,” ujarnya sambil tertawa.

Tidak hanya itu, Ferry juga memberikan pernyataan terbuka lewat akun Instagram pribadinya. Ia menegaskan siap menghadapi proses hukum.

“Saya siap menghadapi semuanya, tenang saja, saya tidak pernah dididik jadi pengecut atau penakut,” tulisnya.

Ferry memastikan tidak akan lari ke luar negeri jika benar-benar dilaporkan.

“Saya ada di sini, saya tidak ke mana-mana. Tidak akan lari ke Singapura, China, dll,” imbuhnya.

Dalam unggahannya, ia juga menekankan bahwa gagasan tidak bisa dimatikan dengan tekanan hukum.

“Saya sampaikan satu hal, ide tidak bisa dibunuh atau dipenjara,” pungkasnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di dengan judul "Polisi Ungkap Isi Konsultasi Komandan Siber TNI yang Mau Laporkan Ferry Irwandi".

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.