Netizen Ramai Minta Denada Diboikot: Bukan Contoh Ibu yang Baik
Denada menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah dirinya terlihat menangis dalam sebuah program televisi yang dipandu Irfan Hakim. Momen emosional tersebut memicu berbagai spekulasi publik mengenai persoalan pribadi yang tengah dihadapinya. Situasi semakin ramai setelah muncul sosok Ressa Rizky, seorang pemuda asal Banyuwangi yang mengaku sebagai anak kandung Denada.
Alih-alih mendapat simpati, sebagian netizen justru menyerukan boikot terhadap Denada dari acara televisi. Kolom komentar di sejumlah platform media sosial dipenuhi reaksi keras dari warganet yang menilai Denada tidak mencerminkan figur ibu yang baik. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.

“Boikot aja...krna dia bukan contoh ibu yg baik...GK ada ibu yg membuang anaknya dibilang ibu baik…”
“Boikot aja denada.”
“Aduhh diboikot aja.”
Seruan tersebut mencuat bersamaan dengan berkembangnya pemberitaan mengenai pengakuan Ressa Rizky yang mengklaim memiliki hubungan darah dengan Denada. Ressa menegaskan bahwa langkahnya muncul ke publik bukan untuk mencari keuntungan materi, melainkan semata-mata menginginkan pengakuan dari seorang ibu. Ia juga menyampaikan bahwa dirinya tidak menyimpan rasa dendam meski telah menunggu pengakuan selama bertahun-tahun.
Ressa bahkan mengungkapkan harapannya untuk dapat bertemu langsung dengan Denada dan menunjukkan bakti sebagai seorang anak. Pernyataannya yang emosional membuat sebagian masyarakat bersimpati, sementara sebagian lain tetap menilai persoalan ini perlu dibuktikan secara hukum.
Di sisi lain, polemik semakin memanas karena proses hukum yang tengah berjalan belum menemukan titik temu. Denada tercatat dua kali tidak menghadiri sidang mediasi terkait gugatan dugaan penelantaran anak selama 24 tahun yang diajukan Ressa di Pengadilan Negeri Banyuwangi.
Ketidakhadiran tersebut dijelaskan oleh kuasa hukumnya sebagai bentuk kesibukan pekerjaan dan dinilai tidak melanggar aturan, mengacu pada Surat Edaran Mahkamah Agung mengenai mediasi.
Sementara itu, Ressa hadir langsung ke persidangan dengan didampingi keluarga dan tim kuasa hukum. Mediasi yang berlangsung singkat pun belum menghasilkan kesepakatan apa pun. Hingga kini, publik masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari kasus tersebut, sementara perdebatan di media sosial terus bergulir dan nama Denada tetap menjadi sorotan.