Bung Towel Bahas Strategi Timnas Indonesia, Puji Verdonk dan Kambuaya

Timnas Indonesia, Ricky Kambuaya, tommy welly, Bung Towel, Indonesia vs Lebanon, Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, calvin verdonk, Bung Towel Bahas Strategi Timnas Indonesia, Puji Verdonk dan Kambuaya

Pengamat sepak bola nasional, Tommy Welly yang akrab disapa Bung Towel, memberikan penilaian soal laga Timnas Indonesia vs Lebanon.

Kendati pertandingan FIFA Matchday tersebut berakhir tanpa gol alias 0-0, Bung Towel senang melihat permainan kombinasi beberapa pemain di lapangan termasuk bagaimana cara Calvin Verdonk beroperasi di sektor gelandang bertahan.

Hal tersebut ia ungkapkan setelah partai Timnas Indonesia vs Lebanon yang bergulir di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Senin (8/9/2025).

"Secara hasil memang kurang memuaskan karena tidak ada gol atau kemenangan tetapi saya lihat dari cara bermain dalam konteks persiapan ke Oktober (Ronde 4)," ujarnya kepada Kompas.com seusai laga.

"Jujur saya suka pertama waktu Verdonk main di gelandang. Ini salah satu solusi. Juga, bagaimana kinerja kedua bek kita Dean James sama Yakob Sayuri di babak pertama."

Timnas Indonesia, Ricky Kambuaya, tommy welly, Bung Towel, Indonesia vs Lebanon, Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, calvin verdonk, Bung Towel Bahas Strategi Timnas Indonesia, Puji Verdonk dan Kambuaya

Pengamat sepak bola nasional, Tommy Welly yang akrab disapa Bung Towel, memberikan penilaian soal laga Timnas Indonesia vs Lebanon. Hal tersebut ia ungkapkan setelah partai Timnas Indonesia vs Lebanon yang bergulir di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Senin (8/9/2025).

"Sayuri kombinasinya dengan Miliano Jonathans dan Dean James dengan Stefano Lilipaly."

"Saya pikir ini belum mutlak yang diturunkan tetapi bagaimana cara bermain Verdonk jadi gelandang bertahan bareng Joey Pelupessy itu menarik dari cara bermain."

Pujian Terhadap Ricky Kambuaya

Bung Towel pun memberikan pujian khusus lagi kepada Ricky Kambuaya yang bisa mendobrak lapisan antarlini Lebanon walau Timnas Indonesia belum bisa menerjemahkan dominasi mereka menjadi gol atau peluang berbahaya.

"Kalau soal membongkar pertahanan berlapis atau low block memang itu salah satu kesulitan," tutur pengamat senior ini menambahkan.

"Babak pertama Ricky Kambuaya oke untuk bermain between the lines antara pemain belakang lawan dan gelandang."

"Dia oke bermain di situ tetapi di babak kedua, Marselino belum dapat memainkan peran tersebut."

Timnas Indonesia secara umum menguasai jalannya laga kontra Lebanon.

Jay Idzes dkk mencatatkan hingga 81 persen penguasaan bola dan membuat 619 operan sukses berbanding 141 dari lawan, per statistik dari Lapangbola.

Namun, mereka gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang 90 menit.

Laga berikut Timnas Indonesia adalah duel di ronde 4 Kualifikasi Piaal Dunia 2026 dengan Arab Saudi pada 8 Oktober 2025.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.