Tiga Tahun Penuh Penantian, Kenzie Bocah 3 Tahun Asal Bungo Jambi Masih Belum Ditemukan

— Sudah tiga tahun berlalu sejak Muhammad Kenzie Alfarezi, bocah berusia tiga tahun asal Dusun Danau, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo, Jambi, dilaporkan hilang.
Hingga kini, keberadaan Kenzie masih menjadi misteri.
laki itu hilang pada 1 September 2022 saat bermain di depan rumahnya. Saat kejadian, ibunya, Firda Muslimah, sedang berjualan jajanan di warung kecil di depan rumah, sementara ayahnya, Azwani, tengah bekerja.
“Kejadian itu begitu cepat, saya cari-cari sudah nggak ketemu,” kata Firda saat berbincang dengan Denny Sumargo dalam kanal YouTube milik sang artis, yang juga ikut membantu menyuarakan kasus ini setahun lalu.
Di akunnya, Denny Sumargo juga menyematkan pesan, "Bagi teman-teman curhatbang dimanapun berada, jika menemukan Kenzie dan bisa mengantarkan kepada orang tua kandungnya akan dapat imbalan dari Curhatbang senilai 50 juta rupiah".
Hilang di Depan Rumah
Firda menceritakan, pagi itu sekitar pukul 09.00 WIB, Kenzie bermain di halaman rumah yang berjarak hanya beberapa meter dari warung tempat ia berjualan.
“Karena anaknya memang suka main agak jauh, kadang ke SD. Saya kira main ke sekolah seperti biasa. Rumah saya memang dekat SD itu,” ujar Firda.
Namun, tak lama kemudian, Kenzie tak terlihat lagi. Warga sekitar langsung ikut membantu mencari ke berbagai tempat, mulai dari sumur, sungai, hingga hutan di sekitar lokasi.
Sementara sang ayah, Azwani, bahkan sempat mencebur ke kolam di dekat rumah karena khawatir anaknya tercebur.
Diduga Dibawa Perempuan Tak Dikenal
Seorang saksi mata sempat melihat Kenzie dibonceng oleh seorang perempuan menggunakan sepeda motor Scoopy berwarna krem. Saat itu, saksi mengira perempuan tersebut adalah anggota keluarga korban.
“Katanya Kenzie itu naik motor seorang perempuan. Saya kira itu keluarganya, jadi nggak menghiraukan,” kata Firda.
Firda mengaku sempat histeris setelah mendengar keterangan tersebut. “Kadang manusia lebih kejam daripada iblis, saya mikir anak saya diapa-apain saat itu,” ujarnya dengan nada sedih.
Saksi menyebutkan, perempuan yang diduga membawa Kenzie mengenakan baju tidur saat kejadian.
Laporan ke Polisi Tak Berbuah Hasil
Wajah Kenzie, bocah yang hilang di Pasar Danau, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo, Jambi, (1/9/2022).
Azwani mengaku sudah membuat laporan kehilangan anak ke Polres Bungo bahkan sebelum 24 jam sejak Kenzie dinyatakan hilang. Namun hingga kini, belum ada titik terang.“Tapi sampai saat ini tidak ada hasil,” kata Azwani.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, menjelaskan pihaknya kini tengah meninjau ulang laporan lama tersebut.
“Karena ini LP lama, harus kita bedah secara detail,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (12/11/2025).
Natalena menambahkan, kepolisian telah membentuk tim khusus gabungan untuk mencari keberadaan Kenzie. Tim tersebut melibatkan empat satuan wilayah, yakni Polres Bungo, Polres Tebo, dan Polres Merangin.
“Kami sedang melakukan penyelidikan dengan membentuk tim khusus gabungan dan dimulai hari ini,” jelasnya.
Trauma dan Rasa Bersalah
Firda mengaku kehilangan semangat hidup sejak anaknya menghilang. Ia bahkan sempat mengasingkan diri dari lingkungan sekitar.
“Saya merasa tidak becus jadi orang tua, dan merasa bersalah,” katanya.
Sementara Azwani menambahkan, mereka sempat pindah rumah untuk menghindari kenangan yang membuat trauma.
“Rasanya hampa, dunia ini tidak sama lagi. Setelah kejadian, kami pindah ke perumahan tempat kerja saya, karena terlalu banyak kenangan di rumah itu,” ujar Azwani.
Masih Berharap Kenzie Pulang
Firda masih yakin bahwa anaknya masih hidup dan membutuhkan pertolongannya. Ia bahkan hafal betul ciri-ciri fisik Kenzie saat hilang yakni memiliki dua uyeng-uyeng di kepala, dagu belah, dan rambut agak tipis di bagian kanan kepala.
“Saya mohon, kembalikan anak saya. Saya nggak akan menuntut apapun dari kalian. Saya cuma pengen memeluk Kenzie, saya rindu,” kata Azwani dengan suara bergetar.
Kabar ditemukannya Bilqis Ramadhany (4), balita asal Makassar yang diculik dan akhirnya ditemukan di Jambi, sempat membangkitkan harapan baru bagi keluarga Kenzie.
“Kan lagi viral penculikan Bilqis, Pak. Dan lokasi ditemukannya juga di Merangin, tidak jauh dari tempat kami. Semoga anak kami juga bisa ditemukan,” kata Firda kepada Kompas.com melalui sambungan telepon.
Firda berharap masyarakat dan media dapat kembali membantu menyebarkan informasi tentang Kenzie agar kasus ini tidak tenggelam oleh waktu.
“Pak media, tolong bantu diviralkan. Sekarang kalau tidak viral, kan tidak terungkap,” ujarnya.
Kini, tiga tahun sudah keluarga kecil itu menanti keajaiban. Setiap hari, mereka terus berdoa dan mencari petunjuk sekecil apa pun tentang keberadaan putra mereka.
“Saya masih merasa dia ada, entah di mana, tapi saya yakin dia masih hidup,” tutur Firda dengan mata berkaca-kaca.
Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul dan TribunJambi.com dengan judul Viral 2 Tahun Kenzie Hilang Diduga Diculik di Muaro Bungo Jambi, Densu Tawarkan Hadiah Puluhan Juta
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.