Perjuangan Warga dan TNI Tandu Bocah 11 Tahun Sejauh Km, Jalan Masih Terputus Pascabanjir Sumatera
Warga Nagari Limau Gadang, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, bahu-membahu menandu seorang anak sejauh 3 kilometer menuju rumah sakit pada Rabu (21/1/2026).
Anak tersebut terpaksa ditandu berkilo-kilometer setelah kakinya sobek akibat tertabrak sepeda motor.
Proses evakuasi tidak dapat dilakukan menggunakan ambulans karena jalan utama di Nagari Limau Gadang masih terputus pasca-banjir dan longsor yang menerjang Sumatera pada akhir November-awal Desember 2025.
Jalan Tidak Bisa Dilalui Kendaraan Roda 4
Kondisi jalan di Nagari Limau Gadang kini tidak dapat dilewati kendaraan roda empat akibat longsoran material dan jembatan yang putus.
Warga sebenarnya masih bisa menggunakan sepeda motor, namun situasi korban tidak memungkinkan untuk dibawa menggunakan kendaraan.
Wali Nagari Limau Gadang, Joharsa, menjelaskan, akses menuju Nagari Limau Gadang memang masih terisolasi.
"Benar, terisolasi. Sampai saat ini belum bisa dilewati kendaraan roda empat," ucap Joharsa, dikutip dari TribunPadang, Jumat (23/1/2026).
Selain warga, anak yang terluka juga ditandu oleh sejumlah prajurit TNI yang berada di lokasi untuk membersihkan sisa material bencana sejak November 2025.
Pengakuan Warga Tandu Anak Sejauh 3 Kilometer
Seorang warga bernama Wanda menceritakan pengalamannya menggotong anak yang terluka bersama prajurit TNI dan warga lain.
"Kurang lebih sekitar 3 kilometer dibawa ke Kampung Limau-Limau, di sana sudah ada mobil menunggu, untuk mengantar ke rumah sakit," ujarnya.
Wanda menambahkan, luka anak itu terjadi saat kakinya tertabrak motor.
Karena darah terus mengalir, anak tersebut harus ditandu menggunakan besi yang dilapisi kain agar lebih aman.
"Jadi, anak ini sempat tertabrak motor yang tidak sengaja tertekan gasnya, lalu lipatan kakinya terkena tempat injakan kaki motor," jelasnya.
Aksi ini menjadi tanda bahwa akses jalan pascabanjir dan longsor masih menjadi kendala serius bagi masyarakat di Nagari Limau Gadang.
Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini