Sebelum Merebus Telur, Lakukan 2 Hal Ini agar Aman dan Bebas Bakteri
Telur rebus menjadi salah satu menu favorit banyak orang karena praktis, lezat, dan bisa diolah menjadi berbagai hidangan.
Mulai dari semur, telur bacem, hingga sambal balado, telur rebus selalu menjadi pelengkap yang menggugah selera.
Meski cara membuatnya terlihat sederhana, masih banyak orang yang bertanya-tanya apakah telur yang direbus sudah benar-benar aman dikonsumsi dan terbebas dari bakteri yang mungkin menempel pada cangkangnya.
Seperti diketahui, telur dapat terpapar bakteri sejak proses produksi di peternakan, distribusi, hingga sampai ke tangan konsumen. Karena itu, cara mengolah telur yang tepat sangat penting untuk memastikan makanan tetap aman dan layak dikonsumsi.
Tips merebus dan mengolah telur yang benar
Ada beberapa tips penting dalam mengolah telur agar hasilnya lebih baik dan aman dikonsumsi:
1. Gunakan telur yang masih segar
Telur segar merupakan pilihan terbaik untuk berbagai olahan makanan, termasuk telur rebus maupun kue.
Ilustrasi telur ayam.
Telur yang terlalu lama disimpan di dalam kulkas biasanya membuat bagian putih dan kuning telur lebih sulit dipisahkan karena teksturnya mulai berubah.
Cara sederhana untuk mengecek kesegaran telur adalah dengan mengocoknya perlahan. Jika terdengar suara seperti air berguncang di dalam cangkang, telur kemungkinan sudah tidak segar.
Sebaliknya, telur yang terasa padat dan berat saat dikocok umumnya masih dalam kondisi baik.
2. Hindari mencuci telur sebelum direbus
Banyak orang terbiasa mencuci telur sebelum dimasak. Namun, justru telur sebaiknya tidak dicuci terlebih dahulu.
Ilustrasi telur ayam.
Cangkang telur memiliki lapisan pelindung alami yang membantu mencegah bakteri masuk ke dalam telur.
Jika lapisan tersebut terkikis akibat pencucian, bakteri justru lebih mudah menembus pori-pori cangkang.
Karena itu, telur dapat langsung dimasukkan ke dalam air rebusan dan dimasak hingga mencapai tingkat kematangan yang diinginkan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang