Jangan Lagi Lakukan Kesalahan Ini saat Merebus Telur
Telur rebus adalah salah satu makanan sederhana namun kaya gizi yang disukai banyak orang. Ada yang lebih suka putihnya saja, ada pula yang menikmati tekstur lembut kuning telurnya.
Sekilas, merebus telur terlihat sebagai hal paling mudah di dapur, tinggal isi air, panaskan, lalu masukkan telur.
Namun, ternyata cara tersebut belum tentu benar. Banyak orang masih penasaran bagaimana cara merebus telur yang tepat agar hasilnya sempurna, tidak retak, dan aman dari bakteri.
Kesalahan saat merebus telur
Hindari kesalahan saat merebus telur berikut ini:
1. Merebus setelah air mendidih
Masih sering memasukkan telur ketika air sudah mendidih? Sebaiknya hentikan kebiasaan ini.
Memasukkan telur ke dalam air panas membuat cangkang lebih mudah retak. Getaran dari air yang bergolak menyebabkan cangkang pecah, sehingga putih telur sering keluar dari sela retakan dan membuat tampilan telur jadi kurang cantik.
Cara yang benar:
Masukkan telur ketika air masih dalam kondisi dingin atau bersuhu ruang. Meski waktu memasaknya sedikit lebih lama, tetapi telur akan matang merata tanpa retak.
2. Terlalu singkat atau lama merebus telur
Waktu perebusan sangat menentukan hasil akhir telur rebus:
- 6 menit: kuning telur mulai mengeras.
- Tambah 2–4 menit: untuk memastikan bakteri pada telur benar-benar hilang.
Selain berapa lama merebus telur, penting pula untuk mengetahui cara merebus telur yang benar.
Namun, merebus telur terlalu lama juga tidak disarankan. Hal ini dapat mengurangi kadar nutrisi dan mineral di dalam telur.
Selain itu, proses pemasakan yang terlalu lama bisa menyebabkan degenerasi protein, yang berdampak kurang baik bagi kesehatan.
Jadi, sebaiknya rebus telur secukupnya—tidak terlalu cepat, namun juga tidak berlebihan.
Cara mencegah telur retak saat direbus
Jika telur tetap retak meski sudah dimasukkan dalam air dingin, ada beberapa trik tambahan:
Beri lubang kecil di cangkang
Gunakan jarum untuk membuat lubang kecil pada bagian tumpul telur. Lubang ini membantu mengeluarkan sedikit udara sehingga tekanan dalam telur tidak terlalu tinggi saat direbus.
Tambahkan irisan jeruk nipis
Alternatif lain yang lebih praktis adalah memasukkan irisan jeruk nipis ke dalam air rebusan. Senyawa pada jeruk nipis membantu memperkuat cangkang sehingga tidak mudah retak dan membuat telur tampak lebih mulus saat dikupas.
Cukup tambahkan beberapa irisan jeruk nipis sejak air mulai dipanaskan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang