Tak Cuma Bikin Otak Tajam, Ini 7 Manfaat Berani Mencoba Hal Baru
Menjaga ketajaman otak agar tidak cepat tumpul tidak melulu harus melalui latihan kognitif yang rumit. Salah satu cara efektif yang bisa dilakukan adalah menstimulasi otak dengan mencoba hal-hal baru.
Selain itu, mencoba hal-hal baru juga memberi manfaat lainnya, yang tidak kalah penting dari menstimulasi otak. Berikut ragam manfaat dari berani mencoba hal baru, dilansir dari Real Simple, Rabu (8/4/2026).
Manfaat mencoba hal baru
1. Meredakan stres dan kecemasan
Mencoba pengalaman baru memang dapat menimbulkan kecemasan, tetapi psikolog di PsychologyWorks, PLLC, Stephanie Steele-Wren menuturkan, pengalaman baru malah dapat mengurangi tingkat stres.
Mengambil risiko yang terukur pada aktivitas baru akan membantu kita beradaptasi dengan ketidaknyamanan.
Terapis Jillian Amodio, LMSW, menambahkan, belajar melewati kecemasan tersebut akan mengembangkan proses berpikir yang lebih matang.
"Jika kamu menghindari hal-hal yang tidak familiar, tubuh tidak akan pernah belajar bahwa perasaan tidak nyaman dapat berlalu tanpa terjadi hal buruk," tutur Steele-Wren.
Ilustrasi lomba lari.
2. Meningkatkan fleksibilitas otak
Pemilik Conscious Connection Therapy Services LLC, Krista Norris menyebutkan bahwa kegiatan baru akan merangsang neuroplastisitas otak untuk membentuk koneksi saraf.
"Pengalaman baru mengaktifkan jalur rasa ingin tahu dan pelepasan dopamin ringan, yang mendukung motivasi, pembelajaran, dan memori," jelas dia.
Norris melanjutkan, pengalaman baru dapat membangkitkan bagian diri yang belum dieksplorasi, sehingga mendukung pertumbuhan dan kemampuan beradaptasi.
"Fleksibilitas mental ini membantu melindungi dari kelelahan dan stagnasi kognitif," kata Norris.
3. Menghilangkan rasa bosan
Melakukan rutinitas serupa setiap hari akan membuat otak bekerja secara otomatis tanpa adanya tantangan. Perubahan kecil pada kebiasaan harian akan menghindarkan kamu dari rasa bosan.
"Ini membuat otak tetap tajam dan berkontribusi pada apa yang kita sebut neuroplastisitas, yang mana otak terus berevolusi untuk beradaptasi dengan semua perubahan di sekitar," terang Steele-Wren.
4. Membangun kepercayaan diri
Ilustrasi lomba panjat pinang.
Semakin sering kamu mencoba banyak hal baru, semakin tinggi pula rasa percaya diri. Amodio menerangkan, tantangan secara perlahan akan menumbuhkan harga diri yang kamu perlukan untuk mengejar target hidup yang lebih besar.
"Otak tidak menetapkan atau mengkotak-kotakkan kepercayaan diri pada tugas-tugas tertentu," kata Amodio.
Sebaliknya, otak memanfaatkan pengalaman hidup untuk menempatkan rasa yakin secara merata di mana pun kamu membutuhkannya.
5. Memperkuat ketahanan emosional
"Pengalaman baru sering memicu aktivasi sistem saraf, yang pada awalnya dapat terasa seperti kecemasan," kata Norris.
Saat kamu berhasil melaluinya, tubuh akhirnya menyadari bahwa ketidakpastian bukanlah bahaya yang mematikan. Secara somatik, ini membangun toleransi terhadap stres, sedangkan secara psikologis memperkuat kepercayaan diri.
"Seiring waktu, kepercayaan diri tumbuh dari pengalaman hidup daripada hanya berpikir positif. Ini meletakkan dasar bagi kita untuk mulai merasa nyaman dalam hal yang tidak diketahui," sambung dia.
Setiap kali kamu memberanikan diri menghadapi tantangan, sistem saraf otomatis akan memperbarui batas keyakinannya terhadap kapasitas diri.
Daftar pekerjaan impian generasi alpha (gen alpha)
6. Memperluas koneksi sosial
Terlibat dalam kegiatan kolektif akan membuka jalan yang sangat lebar bagi interaksi sosial. Hubungan positif tersebut terbukti mendongkrak hormon oksitosin, dan efektif menekan stres.
"Mencoba hal-hal baru juga memperluas pandangan dunia, yang dapat membantumu lebih terhubung dengan orang lain, lebih memahami pengalaman hidup orang lain, dan menciptakan koneksi yang langgeng dengan orang lain di komunitas," ungkap Amodio.
7. Memperluas zona nyaman
Menikmati zona nyaman terus-menerus justru akan menghambat proses pendewasaan. Amodio menyarankan agar kamu segera beralih ke "zona peregangan" agar dihadapkan langsung dengan tantangan, yang efektif mengajarkan nilai baru bagi pengembangan diri.
Ini adalah ketika kamu berhadapan dengan pengalaman yang cukup menantang, yang mampu mengajarkan sesuatu yang baru. Setelah melaluinya, zona nyaman akan semakin luas.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang