Mood Tiba-tiba Memburuk, Bisa Jadi Kamu Dehidrasi Ringan

dehidrasi, dampak dehidrasi, efek dehidrasi, Mood Tiba-tiba Memburuk, Bisa Jadi Kamu Dehidrasi Ringan

Banyak orang tahu bahwa minum cukup air penting untuk kesehatan fisik, mulai dari menjaga kulit, menunjang aktivitas fisik, hingga mencegah sakit kepala.

Namun, sedikit yang menyadari bahwa keseimbangan cairan juga sangat berpengaruh pada suasana hati dan kejernihan berpikir.

Bahkan, dehidrasi ringan sekalipun dapat mengganggu mood, membuat tubuh lelah, dan menurunkan fokus, jauh sebelum gejala fisik terasa.

Dokter dan peneliti menjelaskan bagaimana kondisi ini bisa terjadi, siapa saja yang paling berisiko, serta bagaimana cara sederhana untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi setiap hari.

Bagaimana dehidrasi mempengaruhi pikiran?

Menurut Thadeus Koontz, MD, PhD, psikiater dan pendiri Human Supports of Idaho, dehidrasi pertama-tama menyerang emosi sebelum kemampuan berpikir terganggu.

“Walaupun dehidrasi ringan tidak menyebabkan gangguan kognitif berat, ia memperburuk suasana hati serta mengganggu perhatian dan fungsi berpikir tingkat tinggi,” jelas Dr. Koontz.

Penelitian menunjukkan bahwa penurunan berat air tubuh sebesar 1,4% saja sudah dapat memicu gangguan mood. Penurunan sekitar 2 persen mulai terlihat pengaruhnya pada performa kognitif seperti konsentrasi dan pemecahan masalah.

Pada wanita dengan berat 72 kg misalnya, kehilangan sekitar 1,1 kg air sudah cukup menyebabkan perubahan mood. Kehilangan lebih dari 1,3 kg dapat mengganggu kemampuan berpikir.

Mengapa dehidrasi bikin suasana hati menurun?

  • Aliran darah ke otak menurun, membuat proses berpikir lebih lambat.
  • Ketidakseimbangan elektrolit memperlambat sinyal antar sel saraf.
  • Otak, yang 75 persen komponennya adalah air, harus bekerja lebih keras saat cairan kurang.

Phuong Vo, MD, pakar kedokteran gaya hidup dari Medici Health, menambahkan bahwa kondisi ini bisa menimbulkan kelelahan, sakit kepala, brain fog, dan ketidakstabilan emosi.

Beberapa gejala itu sering kali muncul tanpa disadari saat sibuk minum kopi, melewatkan minum, atau berolahraga tanpa rehidrasi.

Siapa yang paling rentan mengalami efek mental dari dehidrasi?

Tidak semua orang mengalami dampak dehidrasi dengan cara yang sama. Beberapa kelompok lebih cepat merasakan perubahan mood dan fokus, di antaranya:

dehidrasi, dampak dehidrasi, efek dehidrasi, Mood Tiba-tiba Memburuk, Bisa Jadi Kamu Dehidrasi Ringan

Ilustrasi minum air putih. Puasa air putih mungkin cepat menurunkan berat badan, tapi ada risiko kesehatan jantung yang perlu diwaspadai.

1. Lansia dan anak-anak

  • Lansia memiliki cadangan cairan tubuh lebih sedikit.
  • Sinyal haus melemah seiring usia.
  • Anak-anak lebih cepat kehilangan cairan karena metabolisme lebih tinggi.

2. Pengguna obat tertentu

  • Diuretik (obat yang meningkatkan buang air kecil)
  • Obat kesehatan mental tertentu
  • Obat-obatan ini dapat mempercepat kehilangan cairan sehingga efek dehidrasi muncul lebih cepat.

3. Pekerja atau atlet di lingkungan panas

Orang yang beraktivitas di luar ruangan, ruang produksi panas, atau olahraga intens sering mengalami kehilangan cairan 1–2 persen tanpa sadar.

4. Wanita dan orang dengan kondisi medis tertentu

  • Wanita kadang lebih cepat mengalami perubahan energi dan konsentrasi.
  • Orang dengan diabetes atau masalah ginjal harus ekstra waspada.
  • Mereka yang tinggal di cuaca panas atau pekerjaan penuh stres juga lebih sensitif terhadap kekurangan cairan.

Tanda awal yang harus diperhatikan meliputi perubahan mood, sulit fokus, cepat marah, hingga rasa lelah mendadak.

Jika muncul kebingungan, mual, atau muntah, ini mungkin sudah terkait ketidakseimbangan elektrolit dan harus segera ditangani secara medis.

Tips menjaga hidrasi sepanjang hari

Dr. Vo menyebut hidrasi sebagai “kebiasaan kecil berimpact besar”. Berikut rekomendasi praktis yang mudah dilakukan:

1. Minum 8–10 gelas (2–2,5 liter) per hari

Lebih banyak jika kamu aktif atau tinggal di tempat panas.

2. Minum sebelum haus

Rasa haus muncul saat tubuh sudah kekurangan cairan.

3. Konsumsi makanan kaya air

  • Semangka
  • Jeruk
  • Mentimun
  • Selada

4. Cek warna urine

  • Kuning pucat = cukup
  • Kuning gelap = tambah minum

5. Bawa botol minum ke mana pun

Kebiasaan sederhana seperti “habiskan satu botol selama perjalanan” dapat meningkatkan hidrasi harian tanpa terasa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang