Cindy Rizky Aprilia Ambil Langkah Hukum Usai Dituding Jadi Selingkuhan Suami Maissy
Isu perselingkuhan yang menyeret nama content creator Cindy Rizky Aprilia mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Tuduhan tersebut bahkan menyebut dirinya memiliki hubungan terlarang dengan seorang dokter bernama Riky Febriansyah, yang juga suami dari mantan penyanyi cilik, Maissy. Tak tinggal diam, Cindy akhirnya memberikan klarifikasi sekaligus mengambil langkah hukum untuk meluruskan kabar yang beredar.
Dalam klasifikasinya, perempuan yang akrab disapa Cindy Rizap ini menegaskan bahwa kabar yang menyebut dirinya sebagai pihak ketiga dalam rumah tangga orang lain tidaklah benar. Ia mengaku hubungannya dengan sosok yang dituduhkan tersebut murni sebatas profesional di lingkungan kerja. Tidak ada hubungan pribadi seperti yang selama ini ramai diperbincangkan. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
“Hubungan kami hanya sebatas sesama dokter dan senior di rumah sakit. Beliau adalah salah satu yang pernah saya ajak diskusi,” tuturnya kepada awak media dalam konferensi pers pada Kamis, 19 Maret 2026.
Tak hanya itu, Cindy juga membantah keras tudingan yang menyebut dirinya menerima nafkah atau menjadi perempuan simpanan. Ia menilai narasi tersebut tidak berdasar dan merugikan nama baiknya. Menurutnya, sejak beberapa tahun terakhir, ia telah mandiri secara finansial melalui profesinya sebagai content creator yang bekerja sama dengan berbagai brand besar.
“Tidak pernah ada transaksi apapun antara saya dan dokter Riky atau pria manapun yang bisa membuktikan saya ini ani-ani, simpanan, atau gundik. Sejak 2020, saya sudah menjadi content creator dan menghasilkan uang sendiri dengan kolaborasi bareng brand besar,” tambahnya.
Selain isu hubungan pribadi, Cindy juga menanggapi tuduhan lain yang menyerang kredibilitas akademiknya. Ia disebut sebagai mahasiswa yang tidak bertanggung jawab terhadap pendidikan. Tuduhan tersebut langsung ditepis dengan data yang ia miliki.
“Faktanya, IPK terakhir saya itu 3,7. Jadi atas dasar apa saya disebut sebagai mahasiswa yang tidak bertanggung jawab dengan akademik saya? Bahkan sejak SD, saya adalah atlet karate berprestasi,” ungkapnya.
Ia juga meluruskan kabar terkait keterlambatan studinya. Menurutnya, hal tersebut bukan karena ketidakmampuan, melainkan keputusan pribadi untuk mengambil cuti sementara demi fokus pada proyek kerja sama profesional.
Situasi ini kemudian berkembang ke ranah hukum. Melalui kuasa hukumnya, Machi Achmad, Cindy telah melaporkan dua akun media sosial ke pihak kepolisian atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), khususnya terkait fitnah dan pencemaran nama baik.
Tak berhenti di situ, tim hukum juga telah mengirimkan somasi kepada sejumlah pihak yang dianggap menyebarkan informasi yang tidak benar. Langkah ini diambil sebagai bentuk keseriusan dalam menjaga reputasi serta memberikan efek jera bagi penyebar hoaks.
“Silakan untuk membuktikan tuduhannya. Jika tidak bisa, akan kami laporkan juga,” tandasnya.